29/11/16

Sensasi Bali Di Pantai Ngobaran Gunung Kidul



Pantai Ngobaran


Pantai Ngobaran di kawasan Gunung Kidul Yogyakarta, merupakan pantai yang unik dan cantik, berbeda dari pantai2 lainnya yang sahabat temukan di area Gunung Kidul.

Mendengar cerita2 mengenai keindahan pantai dan keanekaragaman budayanya membuat saya jadi penasaran ingin melihat sendiri kebenaran dari cerita2 tersebut.

Dan akhirnya, kesempatan itu datang juga. Hari Minggu yang cukup bersahabat, walaupun panasnya menusuk di kulit, namun kesempatan untuk mengunjungi Pantai Ngobaran ini tidak akan saya sia-siakan.


Rute dan lokasi Pantai Ngobaran

Dari kota Jogja saya berangkat sudah jam 10 pagi, sayangnya tidak bisa lebih pagi lagi karena ada keperluan sebelumnya. Berjalan menuju tenggara ke arah Wonosari, melewati kawasan bukit bintang yang walaupun siang hari, tetap ramai pengunjung pada waktu itu. Kemudian berjalan menurun ke arah Wonosari, dan sebelum memasuki kota saya berbelok ke kanan arah selatan memasuki  Jl. Tumpak Playen, kemudian Jl. Playen Paliyan, Jl. Raya Panggang Wonosari dan kemudian Jl. Paliyan Ngobaran.

Perjalanan dari Jogja ke Wonosari tentunya sangat bagus karena merupakan jalan provinsi, namun begitu memasuki persimpangan belok ke kanan ke arah Pantai Ngobaran jalanan mulai mengecil, apalagi setelah memasuki Jl. Paliyan Ngobaran dilanjutkan dengan Jl. Pantai Ngobaran/Ngrenehan, walaupun sudah diaspal namun mesti hati2 karena mulai berbelok2 dan naik turun bak roler koster  dan mesti berjaga2 takutnya nanti ada mobil lain yang akan berpapasan dari arah depan.

Alhasil, perjalanan dari Wonosari ke Pantai Ngobaran memakan waktu cukup lama, kurang lebih 1 jam walaupun kalau dilihat di peta paling2 jaraknya hanya sekitar 30 km saja.

Untuk sahabat yang iņgin berkunjung dari arah Sleman, Solo, Klaten, saya sarankan untuk mengambil jalan menuju Wonosari namun kemudian berbelok ke selatan melalui Jalan Baron saja, jalan Baron ini relatif lebih bagus daripada jalan yang saya lewati, kemudian setelah mendekati kawasan Panti Baron berbelok ke kanan ke arah Jl. Pantai Selatan Jawa, kemudian ikuti saja petunjuk jalan menuju Pantai Ngobaran.

Buat para sahabat yang dari arah selaran Jogja, misalkan dari Bantul atau Imogiri, saya sarankan untuk datang ke pantai ini melalui jalan Pantai Seatan Jawa yang manaa jalannya juga cukup bagus,  kemudian di daerah pasar Trowono baru berbelok ke kanan menuju Pantai Ngobaran/Ngrenehan/Ngayuhan.

Pantai Ngobaran ini tepatnya terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.


Harga tiket masuk Pantai Ngobaran

Memasuki area pantai Ngobaran, saya disambut oleh Pak Penjaga loket tiket yang sudah siap siaga, menyakan berapa orang pengunjung yang akan ke pantai, berhubung saya hanya berdua dengan suami, kami hanya membayar Rp. 10 ribu saja untuk berdua, berarti harga tiket adalah Rp. 5 ribu perorang. Tiket masuk ini bisa dipakai untuk mengunjugi 3 pantai sekaligus yaitu pantai Ngrenehan, Ngobaran dan Ngayuhan.... Lumayan hemat lho sahabat, hanya Rp. 5 ribu untuk berpetualang, bersantai dan berwisata kuliner di pantai2 tersebut.



Mampir di Pantai Ngrenehan

Setelah melalui loket tiket saya tidak langsung menyambangi pantai Ngobaran, berhubung sudah jam 12 siang, saatnya makan siaaang..... dan tentu saja Pantai Ngrenehan yang jadi pilihan saya karena pantai ini merupakan pantai nelayan yang oke bangets untuk menyantap seafood yang masih freshh di area pantai ini. Horeè..... makan dulu yaaaa.... udah lapar nich... perut kosong saya sudah mulai bernyanyi-nyanyi semenjak perjalanan tadi.

Sekilas mengenai Pantai Ngrenehan, pantai ini walaupun merupakan pantai pelabuhan para nelayan yang pulang dari mencari ikan, namun pantainya bagus untuk bermain air dan bersantai, diapit oleh bukit karang di kanan dan kirinya, membuat alunan ombaknya tidak begitu besar, cocok untuk tempat berbasah2 ria.... udah gitu pantainya berpasir putih dan airnya bersih..sih...sih.. saya takjub sekali melihat keindahan pantai ini... Bila tak ingat mau ke Pantai Ngobaran mungkin saya juga sudah ikut2an terjun ke air bersama anak2 yang saya lihat sedang bergembira ria main pasir dan air....


Pantai Ngrenehan
Air laut yang jernih di Pantai Ngrenehan
Pantai Ngrenehan
Asyiknya main air dan pasir di Pantai Ngrenehan

Pantai Ngobaran yang unik

Setelah selesai menyantap hidangan makan siang yang mak nyusss dan sholat di Pantai Ngrenehan, saatnya ke Pantai Ngobaran! Saya kembali ke jalan yang tadi dilewati kemudian menuju Pantai Ngobaran, ternyata tidak jauh koq dari Pantai Ngrenehan, hanya sekitar 2 km saja.

Hari Minggu itu ternyata Pantai Ngobaran rame pengunjung, saya mendapatkan tempat parkir pas di belokan Pantai Ngobaran menuju Pantai Ngayuhan.

Dari tempat parkir saya layangkan pandangan ke kanan dan kiri.... dan.... inilah salah satu keunikan Pantai Ngobaran.  Pemandangan pantai yang sangat mempesona, berbeda daripada pantai2 Gunung Kidul pada umumnya. Bibir pantai dihiasi oleh bukit2 karang yang indah, air laut yang membiru dengan ombak yang memecah di tepi pantai kelihatan jauh di bawah..... jadi ini bukan pantai landai sebagaimana umumnya....

Di Bukit karang di sebelah kiri saya arah timur, terdapat patahan seperti karang yang dipotong, sungguh sangat unik. Melayangkan pandangan ke kanan arah barat, batu2 karang di pantai dan bukit karang berdiri dengan megahnya menjadi penjaga Pantai Ngobaran. Dari kejauhan saya bisa melihat ada semacam bangunan di puncak bukit karang itu dan beberapa pelancong sedang berselfie ria di puncak bukit itu. Wahai bukit....... tunggulah kedatangan saya......


Pantai Ngobaran
Bukit Batu Karang yang unik seperti patahan
Pantai Ngobaran
Pantai kecil tempat bersantai disisi bukit
Dan.... inilah keunikan lain dari Pantai Ngobaran....Tidak hanya suasana pantainya yang berbeda, Pantai Ngobaran ini juga merupakan suatu lokasi tempat dibangunnya beberapa tempat ibadah secara berdampingan. Yang pertama saya temui adalah sebuah pura yang cukup besar, tampak sepi karena tidak ada yang sedang bersembahyang pada waktu itu.... kemudian saya menyusur jalan setapak di bagian depan pintu masuk pura... jalan ini menurun menuju ke area pantai, jadi ada sedikit cekungan yang tetap bisa sahabat sambangi untuk bermain air, namun tidak untuk berenang yaaa.... pantai kecil ini adalah pantai berbatu, anak2 bermain di sela2 batu, ada juga yang sedang memancing. Di area pantai dan bebatuan yang menghijau ini bisa ditemukan tanaman2 dan biota laut seperti rumput laut dan landak laut.


Pantai Ngobaran
Pura di Pantai Ngobaran
Pantai Ngobaran
Para pengunjung sedang bergembira ria bermain di pantai
Tidak jauh dari pantai, ada sebuah mesjid berwarna kebiruan, walaupun dari tata letaknya mesjid ini menghadap ke selatan, namun tetap para pengunjung yang sholat akan menghadap ke qiblat/arah barat seperti biasa. Tak jauh dari mesjid ada semacam bangunan monumen berwarna abu2 kehitaman berdiri kokoh di atas semacam altar.


Pantai Ngobaran
Mesjid dan semacam monumen
Saya lanjutkan langkah kaki mengikuti jalan setapak, kali ini menuju sebuah tempat peribadatan lagi, katanya ini adalah tempat beribadahnya kaum Kejawen.


Pantai Ngobaran
Tempat ibadah kaum Kejawen
Setelah tempat ibadah ini kita akan menemukan lagi sebuah tempat yang mempunyai banyak arca yang didalamnya terdapat sebuah prasasti Ikrar Ksatrya, konon kabarnya ini adalah tempat beribadatnya kaum Kejawan. Di belakang area ini tepat di pinggir bukit batu karang, terdapat lagi sebuah patung yang dikelilingi oleh stupa2 seperti yang kita lihat di candi Borobudur. Tempat ini cukup ramai karena merupakan salah satu spot foto yang sangat bagus. Dari tempat ini bis dilihat bukit batu karang di arah barat dengan pantai bebatuan dan tangga2 yang dipahat di batu memberi jalan kepada para pelancong yang ingin sampai di lereng bukit..... Ini benar2 pemandangan pantai yang fantastis......


Pantai Ngobaran
Tempat ibadah kaum Kejawan
Pantai Ngobaran
Salah satu spot paling bagus untuk foto
Pantai Ngobaran
Bukit karang dengan tangga batu untuk pengunjung

Sejarah Pantai Ngobaran

Apakah karena semangat pemgunjung yang berkobar2 untuk datang ke pantai ini makanya kemudian pantai cantik ini dinamakan Pantai Ngobaran? Ternyata bukan.... Atau semangat saya yang berkobar2 untuk berselfie ria di pantai ini, walaupun cuaca sedang panas super panas tetap dengan semangat berkobar mendaki bukit disamping pantai ini yang membuatnya dinamakan Pantai Ngobaran? Ah..... kegeeran....

Ternyata, dari cerita turun temurun, penamaan pantai ini berkaitan dengan kisah Raja Majapahit terakhir Prabu Brawijaya V yang melarikan diri sampai mentok di pantai ini dikarenakan sudah terdesak oleh kerajaan Mataram Islam yang dipimpin anaknya sendiri yaitu Raden Patah.... Karena Raja Brawijaya V tidak mau berperang melawan anaknya sendiri makanya sang raja membakar diri di pantai ini yang membuat api berkobar2....... itulah sebabnya pantai ini dinamakan Pantai Ngobaran.....
Adapun kebenaran cerita ini masih belum bisa dipastikan, karena tidak terdapat tanda2 penyerangan oleh kerajaan Mataram Islam......

Apapun sejarahnya...... marilah kita minum teh botol...... eh... salah.... Mari kita nikmati saja keindahan pantai ini......


Mendaki Bukit Pantai Ngobaran

Terdapat sebuah bukit kecil disamping pantai Ngobaran yang lerengnya akan dilewati apabila sahabat akan berkunjung ke Pantai Ngayuhan yang terletak tidak jauh dari Pantai Ngobaran. Saya sendiri wakti itu tidak sempat untuk berkunjung ke Pantai Ngayuhan, tetapi saya sempatkan diri untuk mendaki bukit disamping Pantai Ngobaran karena dari atas bukit itu pemandangan cantiiiiiikkkk sekali.....

Suami saya yang menemani sempat protes karena waktu itu cuaca amat panas, sementara saya sudah bertekad bulat untuk mendaki bukit ini....... pendakiannya sendiri tidak begitu tinggi, hanya panasnya saja yang membikin kulit serasa dioven, untunglah saya memakai baju lengan panjang jadi masih ada yang melindungi kulit, suami saya yang pake baju kaos tangan pendek sampe protes beberapa kali saking kepanasannya ........ udah item, jadi tambah item dech..... katanya begitu.... hehehe

Alhasil, sampailah dipuncak bukit dalam keadaan basah...... bukan karena hujan yang datang tiba2, tapi karena keringat yang mengalir bak air kran...... Dan benarlah, pemandangan disini sungguh menakjubkan, semua keindahan pantai yang saya ceritakan diatas bisa dilihat secara komplit dari atas bukit ini, pantai batu karang yang indah dengan pura, mesjid dan tempat ibadah lainnya berdampingan dengan damai di pantai ini ...... benar2 pemandangan yang luar biasa, sejenak saya merasa seperti di Bali ...... jadi kalo sahabat belum sempat mendatangi Uluwatu Bali, datang saja ke pantai ini...... suasana Bali sudah terasa disini....


Pantai Ngobaran
Pantai Ngobaran yang indah sekali...... serasa di Bali
Diatas bukit ini juga terdapat semacam bangunan joglo, dan juga bisa melihat keindahan pantai Ngayuhan dari atas bukit, ini dia fotonya.......
Pantai Ngayuhan
Pantai Ngayuhan dari atas bukit
Setelah puas menikmati pemandangan dari atas bukit, saya kembali turun dan mampir di warung yang berada disisi jalan buat minum es kelapa muda....... duh segernya........


Sarana dan fasilitas di Pantai Ngobaran

Di kawasan Pantai Ngobaran ini banyak terdapat warung/kios yang menjajakan beraneka makanan dan minuman, sahabat tidak perlu khawatir apabila merasa kehausan atau kelaparan. Disamping itu, tempat parkir juga cukup banyak, dan buat sahabat muslim yang ingin menunaikan sholat bisa dilakukan di mesjid yang terdapat di tepi pantai.



Tips untuk sahabat :


  • Luangkan waktu yang cukup untuk mengunjungi 3 pantai sekaligus apabila memungkinkan, karena tiketnya sudah mencakup 3 pantai : Ngrenehan, Ngobaran dan Ngayuhan. Wisata kuliner di Pantai Ngrenehan, Wisata religi, alam dan budaya di Pantai Ngobaran..... dan bersantai di Pantai Ngayuhan
  • Jangan lupa membawa perlengkapan untuk pelindung panas
  • Hati2 berkendaraan menuju pantai ini, jangan ngebut karena jalanan kadang2 cukup sempit..


Cheers


Bila sahabat punya saran, update, komentar mengenai tempat wisata ini, silakan diisi di BUKU TAMU yaa....

Tidak ada komentar: