02/10/16

Menikmati Megahnya Mesjid Agung Jawa Tengah

Mesjid Agung Jawa Tengah

Mesjid Agung Jawa Tengah, terletak di Jalan Gajah Raya, Gayamsari, Sambirejo, kota Semarang, sangatlah mudah untuk mencarinya.... Kenapa? Karena dari jauh sudah kelihatan. Tower Al Husna yang berada di mesjid ini merupakan salah satu yang tertinggi di Semarang, dari jarak 5 km saja sahabat sudah bisa mengetahui lokasi mesjid dan tower ini. Jadi tak perlu takut nyasar ya sahabat......

Ini adalah yang ketiga kalinya saya mampir di Mesjid Agung Jawa Tengah dan baru kali inilah saya sempat menelusuri keindahan Mesjid Agung ini karena sebelum2nya saya selalu mampir terburu2 hanya untuk menunaikan ibadah sholat saja.

Mesjid Agung Jawa Tengah dibangun di area tanah yang cukup luas yaitu 10 hektar. Bangunan induk mesjid yang luasnya 7.669 m persegi, bisa dipakai sholat untuk sekitar 15 ribu jemaah, disamping itu, halaman utama mesjid juga sangat luas, bisa menampung sekitar 10 ribu jemaah...

Mari kita telusuri kemegahan Mesjid Agung ini.... Setelah melewati pintu dan jalan masuk, kita dipersilakan untuk parkir. Lapangan parkir Mesjid ini sangat luas, sahabat bisa memilih untuk parkir di area depan sebelah kiri, kanan ataupun area parkir disamping masjid. Dari arah pintu masuk, paling depan sebelah kiri, berdiri dengan megahnya Tower Al Husna, sedangkan di pojok sebelah kanan adalah tempat beduk yang cukup besar. Begitu menaiki anak tangga, kita akan disambut oleh Prasasti Peresmian Pembangunan Mesjid Agung Jawa Tengah, tak tanggung-tanggung, Mesjid ini diresmikan oleh Pak Presoden Susilo Bambang Yudhoyono lho sahabat........ Peresmian mesjid ini adalah pada tanggal 14 November 2006.


Mesjid Agung Jawa Tengah
Tower Al Husna
Mesjid Agung Jawa Tengah
Tempat Beduk
Mesjid Agung Jawa Tengah
Prasasti Peresmian Pembangunan Mesjid Agung Jawa Tengah
Menaiki anak tangga lagi, kita akan menemukan tiang2 ala Coloseum di Athena Romawi..... mmm cantik sekali.... tiang ini berjumlah 25 buah, dindingnya berhiaskan kaligrafi. Memasuki area halaman Mesjid, ada lagi sebuah prasasti, menerangkan bahwa Mesjid Agung Jawa Tengah, dibangun sebagai "Tetenger" kembalinya tanah wakaf Bondo, Masjid Besar Kauman Semarang, disini juga disebutkan bahwa mesjid Agung Jawa Tengah ini dibangun pada tanggal 6 September 2002 dan selesai pada tanggal 14 November 2006....... Cukup lama juga ya sahabat...... Prasasti ini terletak di semacan kolam air yang juga bisa dipakai untuk duduk2 beristirahat dan berselfie ria oleh para pengunjung..... Dari tempat ini, sangat pas sekali untuk mengabadikan keindahan dan kemegahan Mesjid Agung ini.


Mesjid Agung Jawa Tengah
Tiang-tiang ala Coloseum Romawi
Mesjid Agung Jawa Tengah
Prasasti Pembangunan Mesjid Agung
Berjalan memasuki halaman mesjid, kita akan melewati halaman yang luas, dengan payung2 hidrolik seperti yang ada di Madinah sabahat...... beberapa saat saya berasa sedang di Madinah........hehehe... (mimpi kali ya...?) Di bagian sebelah kanan dan kiri halaman Mesjid terdapat dua bangunan yang merupakan auditorium. 


Mesjid Agung Jawa Tengah
Auditorium
Bangunan Mesjid Agung Jawa Tengah ini, merupakan perpaduan antara kebudayaan Jawa dan Islam. Bangunan atap Mesjid adalah berbentuk limas, ini adalah ciri khas mesjid di Jawa, tetapi mesjid ini juga mempunyai Kubah besar dengan diameter 20 m beserta 4 menara, yang mana ini adalah ciri bangunan Islam pada umumnya. Wow, benar2 bangunan perpaduan beberapa kebudayaan, Jawa, Islam dan Romawi..... sangat indah sekali....


Mesjid Agung Jawa Tengah
Bangunan Mesjid dengan perpaduan budaya Jawa, Islam dan Romawi
Berhubung sudah mendekati Mesjid, saya sholat dulu yaa,,,,,, pas kebetulan suara azan Ashar dikumandangkan.... tempat berwudu ada di lantai basement... dan kemudian kita harus menaiki anak tangga untuk bisa naik ke ruang utama Mesjid.

Selesai sholat, saya sempat mengambil beberapa foto keadaan di dalam mesjid. Disamping kiri dan kanan dalam Mesjid terdapat lantai dua, juga bisa dipakai untuk sholat. Didalam mesjid ini di dekat pintu masuk, terdapat Mushaf Akbar, ukurannya saja 145 cm x 95 cm! Mushaf ini ditulis oleh Drs. Hayat, dari Universitas Sains Alquran, Wonosobo, penulisan Mushaf ini cukup lama yaitu 2 tahun 3 bulan.... Di pojok sebelah kiri menuju pintu masuk, juga terdapat Beduk Raksasa, namanya Beduk Ijo Mangunsari, ukuran panjangnya adalah 310 cm dan diameter bagian tengahnya 220 cm, beduk ini dibuat pada tanggal 20 Sya'ban 1424 H.


Mesjid Agung Jawa Tengah
Didalam mesjid
Mesjid Agung Jawa Tengah
Mushaf Akbar
Mesjid Agung Jawa Tengah
Beduk Raksasa
Keluar dari Mesjid, tentunya saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyambangi Tower Al Husna. Tower ini adalah salah satu daya tarik lain dari Mesjid Agung Jawa Tengah.
Tower Al Husna mempunyai ketinggian 99m, terdiri dari 19 lantai. Lantai pertama Tower ini dipakai untuk lobby, tempat penjualan tiket dan studio radio, lantai 2 dan 3 adalah Museum Perkembangan Islam, lantai 18 dulunya adalah resto putar, tapi sekarang sudah tidak dipakai, dan lantai 19 sebagai lantai tertinggi adalah tempat Menara Pandang. Harga tiket masuk tower ini adalah Rp. 7 ribu. Setelah membayar tiket, saya dipersilakan untuk naik lift ke lantai 19 terlebih dahulu, kemudian baru turun ke lantai 3 dan 2.

Inilah pemandangan dari lantai 19......... Pemandangan kota Semarang 360 derajat....... wow.... so amazing....... dari jauh kelihatan Pantai Tanjung Mas dengan kapal2 yang berlabuh, ada pemandangan kota Semarang yang pada saat itu sedang dirundung awan..... dan tentunya pemandangan Mesjid Agung Jawa Tengah yang cantik dibawahnya. Hembusan angin yang sejuk di puncak Menara ini semakin membuat kita betah berlama2 di Menara pandang ini. Disini juga terdapat 5 buah teropong yang bisa dipakai untuk menikmati keindahan alam Semarang dan sekitarnya.


Mesjid Agung Jawa Tengah
Pantai Tanjung Mas di kejauhan
Mesjid Agung Jawa Tengah
Sisi lain Kota Semarang
Mesjid Agung Jawa Tengah
Udah mau hujan niii.......
Mesjid Agung Jawa Tengah
Di lantai 19 Tower Al Husna
Setelah puas di Menara pandang, saya kemudian turun ke lantai 18. Walaupun lantai 18 yang dulunya adalah kafe dengan meja putar (resto putar) sudah tidak dipakai lagi, namun saya tetap menyempatkan diri untuk mampir di lantai ini. Masih terdapat sisa2 peninggalan kafe ini berupa gambar2 menu makanan yang dipajang di dinding.....

Setelah itu saya turun ke Lantai 3. Lantai 3 dan 2 ini merupakan Museum Perkembangan Islam. Di lantai 3 ini kita bisa melihat beberapa dokumentasi mengenai peranan para ulama dan santri dalam hal pengajaran agama, pengembangan kebudayaan dan menentang penjajahan. Terdapat koleksi benda2 pusaka seperti keris, pakaian para ulama, beberapa foto pesantren dan ulama, beberapa relief yang melukiskan peranan Islam dalam pergerakan kebangsaan, beberapa peninggalan tafsir alquran, maket Mesjid Agung dan beberapa mesjid lainnya beserta resto putar.  

Mesjid Agung Jawa Tengah
Penjelasan peranan ulama dan santri
Mesjid Agung Jawa Tengah
Peninggalan berupa keris
Mesjid Agung Jawa Tengah
Relief peranan Islam dalam pergerakan kebangsaan
Mesjid Agung Jawa Tengah
Beberapa tafsir Quran
Mesjid Agung Jawa Tengah
Maket Mesjid Agung
Mesjid Agung Jawa Tengah
Maket Resto Putar
Turun ke lantai 2, sebelum memasuki pintu masuk, kita akan mendapatkan prasasti peresmian Museum Perkembangan Islam jawa Tengah yang diresmikan oleh menteri Dalam Negeri bapak H. Mardiyanto pada tanggal 28 September 2007. Di lantai 2 ini umumnya kita dapatkan dokumentasi seputar periode awal masuknya Islam di Tanah jawa, peninggalan mesjid2 sejaman para wali, beberapa relief yang berkaitan dengan proses Islamisasi Jawa melalui kawasan pesisir dan dakwah Isalan di daerah pedalaman.


Mesjid Agung Jawa Tengah
Prasasti Peresmian Museum


Mesjid Agung Jawa Tengah
Penjelasan periode awal masuknya islam di Jawa
Mesjid Agung Jawa Tengah
Beberapa peninggalan mesjid
Mesjid Agung Jawa Tengah
Salah satu tafsir Quran
Mesjid Agung Jawa Tengah
Relief proses Islamisasi Jawa melalui daerah pesisir
Mesjid Agung Jawa Tengah
Beberapa foto mesjid bersejarah
Ternyata banyak juga pelajaran sejarahnya sahabat........

Sebagai tambahan informasi, Mesjid Agung Jawa Tengah ini juga dilengkapi dengan penginapan, sahabat yang datang dari jauh dan ingin menginap disini tidak perlu khawatir karena tersedia fasilitas penginapan juga..... Disamping itu, juga ada mini market, banyak kios dan warung yang menjual aneka macam oleh2 khas Jawa Tengah.

Oleh karena udara yang sejuk dan luasnya komplek Mesjid Agung Jawa Tengah ini, saya lihat banyak para pemuda yang juga memanfaatkan tempat ini untuk berolah raga...... Mmmm.... mari hidup sehat..... !!


Mesjid Agung Jawa Tengah
Sering dijadikan tempat berolah raga juga......

Tips untuk sahabat :
  • Bila datang ke Mesjid Agung Jawa Tengah, jangan sampai melewatkan untuk mampir di Tower Al Husna yaa..... disamping mendapatkan pemandangan alam yang menakjubkan, kita bisa belajar mengenai sejarah Isalam terutama di Jawa Tengah
  • Berhati-hatilah pada saat berjalan di halaman utama mesjid karena lantainya cukup licin, pengalaman saya waktu itu terpeleset beberapa kali karena ada genangan air sehabis hujan.

Cheers





Tidak ada komentar: