28/10/16

10 Tempat Wisata Di Dieng Yang Paling Terkenal Dan Keren Abis



Tempat Wisata Di Dieng

Dieng... siapa yang tak kenal Dieng. Dieng yang merupakan dataran tinggi di kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah, adalah kawasan vulkanik aktif yang mempunyai banyak kawah2, danau2/telaga vulkanik dan puncak2 gunung dan perbukitan serta peninggalan2 sejarah Hindu di sekitarnya. Ditambah dengan cuaca yang sangat sejuk, dengan ketinggian sekitar 2000 mdpl, membuat Dieng menjadi salah satu tempat tujuan wisata favorit di Indonesia.

Kawasan Dataran Tinggi Dieng berlokasi sekitar 30 km arah utara Wonosobo, atau sekitar 10 km arah barat laut Gunung Sindoro. Mulai dari Wonosobo perjalanan akan terus menanjak menuju dataran tinggi ini, jadi mesti ekstra hati2 dalam membawa kendaraan. Perjuangan perjalanan mendaki yang cukup mendebarkan dari Wonosobo akan ditemani oleh indahnya pemandangan alam di lereng pegunungan, desa2 di kaki gunung Sindoro, keindahan gunung Sumbing dan Sindoro serta keindahan kota Wonosobo dikejauhan, adalah anugerah keindahan alam ciptaan Tuhan yang harus kita syukuri.


Banyak tempat wisata di Dieng yang bisa sahabat kunjungi karena terdapatnya keanekaragaman keindahan alam dan pesona sejarahnya, ditambah pula legenda cerita anak-anak berambut gimbal/gembel, sehingga tak heran kenapa Dieng yang sebenarnya adalah desa terpencil tetapi para pelancong bisa datang berbondong-bondong ke kawasan dataran tinggi Dieng ini.


Berikut adaalah 10 tempat wisata di kawasan Dataran Tinggi Dieng yang paling terkenal dan keren versi Unique-Chantika, rugi banget kalau sahabat tidak datang kesini...




1. Pendakian Gunung Prau




Tempat Wisata Di Dieng
Sungguh indah pemnadangan dari Gunung Prau (foto : Instagram @kembarabackpackers)
Gunung Prau (atau Gunung Prahu), adalah adalah gunung dengan puncak tertinggi di kawasan Dataran Tinggi Dieng, mempunyai tingkat ketinggian menengah, sekitar 2.565 mdpl, dan merupakan batas antara Kabupaten Wonosobo, Kendal dan Batang. Dikarenakan tidak terlalu tinggi dan jalur pendakian yang tidak sesulit gunung2 tinggi pada umumnya, menjadikan lokasi Gunung Prau tempat favorit para pendaki pemula yang ingin mencoba untuk mendaki gunung.

Di puncak Gunung Prau, kita akan menemukan padang rumput yang luas, yang memanjang dari barat ke timur. Juga terdapat bukit-bukit kecil dan sabana dan pohon2 kecil diatasnya. Salah satu yang terkenal adalah bukit teletubbies yang berbentuk setengah lingkaran. Lereng bukit dan gunung yang dipenuhi oleh ladang dan perkebunan penduduk yang berbaris rapi juga tak kalah indahnya. 

Tempat Wisata Di Dieng
Pemandangan lereng bukit juga tak kalah indahnya (foto : Instagram @budifhn)
Yang paling menjadi primadona di puncak Gunung Prau ini adalah keindahan alam diwaktu sang mentari menampakkan diri (sunrise), cahaya keemasan di langit yang biru dengan lukisan pegunungan yang gagah, Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu dan Merapi, merupakan fenomena alam yang sangat indah untuk diabadikan. Kabut tipis yang menggantung di perbukitan menambah indahnya pemandangan alam di pagi hari di Gunung Prau. Selain untuk menyaksikan sunrise, di puncak Gunung Prau sahabat juga bisa untuk meuyaksikan sunset yang indah.

Terdapat beberapa jalur untuk mendaki Gunung Prau, saat ini sudah terdapat setidaknya 8 jalur pendakian, dan 6 yang dibuka untuk umum. Jalur pendakian via Patak Banteng adalah yang paling favorit karena jarak tempuhnya yang cukup pendek, hanya sekitar 2-3 jam perjalanan. Bila melalui jalur desa Patak Banteng ini, sahabat akan menemukan keindahan alam berupa perkebunan sayur mayur dan tebing-tebing yang indah.



2. Puncak Sikunir Dieng



Tempat Wisata Di Dieng
Keindahan sunrise di Puncak Sikunir
Puncak Sikunir sudah menjadi salah satu tempat yang paling top untuk menyaksikan keindahan matahari terbit di pagi hari (sunrise), tak kalah cantik dibanding dengan Gunung Bromo, bahkan katanya termasuk salah satu dari lima yang paling cantik di Asia Tenggara. Tak heran mengapa banyak sekali yang datang untuk mendaki puncak Sikunir untuk mengabadikan moment indah ini. Jalur pendakian yang tidak terlalu jauh, hanya sekitar 800 m dari basecamp, membuat tidak hanya para pendaki sejati yang ingin datang ke tempat wisata ini, bahkan anak2, bapak2 dan ibu2 yang bukan pendakipun ikut unjuk gigi mendaki Puncak Sikunir (termasuk saya.... hehehe).

Untuk mencapai kawasan basecamp yang merupakan tempat memulainya pendakian Puncak Sikunir, sahabat harus melewati jalanan yang cukup sempit, bahkan kadang berlobang-lobang. Dari Jalan Raya Dieng, sahabat harus berbelok ke kiri ke arah jalan Telaga Warna dan terus menyusuri jalan ini ke arah Dieng Plateu Theater, Kawah Sikidang dan kemudian menyusuri hutan dan perkebunan masyarakat, kemudian memasuki desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa, di desa inilah terletak kawasan Puncak Sikunir, sahabat hanya perlu menyusurui jalan sampai habis.... dan berhenti di basecamp disamping telaga Cebong. Jauhnya perjalanan kira2 8 km dari Jalan Raya Dieng arah ke selatan.



Tempat Wisata Di Dieng
A beautiful golden sunrise
Di sisi basecamp, terdapat telaga Cebong. Banyak pengunjung yang berkemah di sisi Telaga Cebong ini, bahkan disaat weekend dengan cuaca cerah, hampir seluruh sisi Telaga Cebong dipenuhi oleh tenda2 para pendaki Puncak Sikunir. Buat sahabat yang tidak ingin bermalam di tenda, di desa yang kita lewati sebelum mencapai basecamp puncak Sikunir juga terdapat banyak homestay yang bisa disewa.

Keindahan alam sunrise di Puncak Sikunir sangat istimewa dan fantastis. Golden sunrise dengan latar belakang pegunungan Sindoro, Sumbing, Merbabu dan Merapi, sungguh merupakan keindahan alam yang menakjubkan. Di kawasan Puncak Sikunir terdapat beberapa puncak bukit yang bisa dijadikan tempat mengabadikan moment indah sunrise ini, selain itu, dari puncak Sikunir ini kita juga bisa menyaksikan keindahan telaga Cebong dari puncak bukit.


Ini dia kisah seru saya mendaki Puncak Sikunir.

3. Kawah Sikidang



Tempat Wisata Di Dieng
Kawah Sikidang dengan kepulan asapnya
Kawah Sikidang berlokasi sekitar 1 km arah selatan Candi Arjuna atau kira2 500 m sebelah barat daya Dieng Plateau Theater atau Telaga Warna. Disebut dengan Kawah Sikidang karena kawah utamanya suka berpindah-pindah atau melompat2 bagaikan seekor kijang (Kidang berarti kijang). Kawah Sikidang ini juga terkenal dengan legenda Pangeran Kidang Garungan yang sudah tertipu oleh Putri Shinta Dewi dan terkubur didalam sebuah sumur, dari tempat terkuburnya itulah muncul Kawah Sikidang dan dari hasil kutukannya sebelum tewas menyebabkan keturunan Putri Shinta Dewi mempunyai rambut gimbal/gembel.

Di kawasan kawah Sikidang banyak terdapat spot2 menarik untuk sahabat abadikan, pelataran yang bertuliskan Kawah Sikidang, beberapa spot didalam kawasan bekas kawah, berfoto dengan burung hantu, berfoto dengan mobil jeep, bahkan berfoto degan pokemon juga bisa. Terdapat dua gardu pandang yang bisa sahabat pakai untuk bersistirahat dan mnayaksikan fenomena alam kawah Sikidang dikejauhan. Keindahan alam Kawah Sikidang juga ditunjang oleh khasnya pepohonan yang gersang dan mati akibat dari hawa vulkanik di kawasan ini.



Tempat Wisata Di Dieng
Banyak pohon yang gersang dan mati karena hawa panas dari kawah
Di lokasi kawah utama yang letaknya tidak begitu jauh dari pintu masuk (sekitar 200 m), kita bisa menyaksikan aktifitas vulkanik kawah Sikidang ini. Kawah yang mendidih dengan asap putih yang mengepul dan berbau belerang yang tajam, adalah fenomena alam yang jarang bisa kita temukan di daerah cekungan yang cukup datar sebagaimana di Kawah Sikidang, karena biasanya kita harus mendaki gunung yang tinggi untuk bisa menyaksikan fenomena alam ini.

Di sepanjang jalan menuju kawah utama banyak terdapat kios dan warung yang menjajakan aneka makanan, sayur2an dan oleh2 khas Dieng, seperti kentang, buah carica, terong belanda, aneka macam keripik dan rangkaian bunga edelweis yang cantik. Satu lagi hal menarik yang bisa sahabat lakukan di tempat ini adalah merebus telor, terdapat tempat khusus yang disediakan untuk wisata merebus telor ini.


Pingin tau pengalaman saya mengunjungi Kawah Sikidang? Silakan baca disini.

4. Kompleks Candi Arjuna 


Tempat Wisata Di Dieng
Candi Arjuna
Kompleks Candi Arjuna adalah salah satu dari kompleks candi yang ditemukan di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Kompleks Candi Arjuna ini berlokasi di desa Dieng Kulon, Batur, kabupaten Banjarnegara. Dari arah Wonosobo, bila sahabat menyusuri Jalan Raya Dieng, setelah memasuki kawasan Dieng Plateau, sahabat belok kanan melewati pertigaan Telaga Warna, nah.... pintu masuk ke Candi Arjuna berada tidak jauh dari situ.

Didalam kompleks Candi Arjuna, terdapat 5 Candi yaitu Candi Arjuna dengan pewara/pendampingnya yaitu Candi Semar, kemudian Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Sembadra. Yang menjadi candi utama di kompleks ini adalah Candi Arjuna. Candi ini menghadap ke barat dan berbentuk persegi empat, di pintu masuk dan relung-relungnya terdapat hiasan kala dan makara, atapnya seperti jenjang yang bertingkat2 dengan menara2 kecil diujungnya.  



Tempat Wisata Di Dieng
Candi Arjuna, Candi Semar dan Candi Srikandi
Candi Semar sebagai candi pendamping dari Candi Arjuna, letaknya berhadapan dengan Candi Arjuna, tidak sejajar dengan empat candi lainnya. Candi ini dipergunakan sebagai tempat berkumpul sebelum memasuki Candi Arjuna. Candi2 yang sejajar yaitu Candi Arjuna, Srikandi, Puntadewa dan Sembadra adalah candi dipergunakan untuk tempat sembahyang. Di kompleks candi ini sahabat tidak akan menemukan yang namanya arca, sebagian arca sudah hilang, sedangkan yang masih tersisa sekarang disimpan di Museum Kailasa yang terletak tidak begitu jauh dari Kompleks Candi Arjuna.

Kompleks candi Arjuna ini diperkirakan didirikan pada abad ke 8 oleh dinasti Sanjaya dari kerajaan Mataram kuno karena ditemukannya sebuah prasasti berangka tahun 809 M di dekat Candi Arjuna. Kompleks2 candi di Dieng pertama kali ditemukan oleh seorang tentara Belanda pada abad ke 18, tetapi pada waktu itu kondisi candi dalam keadaan terendam air, hanya bisa dilihat beberapa bagian atas candi. Sekitar 40 tahun kemudian dilakukanlah upaya penyelamatan atas candi tersebut, dan setelah itu mulai ditemukan juga beberapa kompleks candi lainnya di kawasan Dieng ini. 


Silakan baca disini untuk lebih detailnya.


5. Telaga Warna


Tempat Wisata Di Dieng
Keindahan Telaga Warna
Terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, yaitu di Desa Dieng Wetan, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Telaga Warna dengan keindahannya, udaranya yang sejuk dan segar di ketinggian 2000 mdpl serta perbukitan yang indah yang mengelilinginya, menjadikan telaga ini sebagai salah satu tempat wisata terfavorit di Dataran Tinggi Dieng karena pemandangan alamnya yang luar biasa.

Dinamakan dengan Telaga Warna karena telaga ini memang suka berubah warna, kadang-kadang berwarna hijau, kadang putih kekuningan, kadang biru ataupun warna pelangi. Penyebabnya adalah karena telaga ini mengandung kadar belerang/sulfur yang cukup tinggi, sehingga warnanya bisa berubah bila terkena sinar matahari. Selain itu, ada pula cerita turun temurun yang menyebutkan bahwa Telaga Warna ini bisa berganti-ganti warna karena pada zaman dahulu terdapat sebuah cincin seorang bangsawan yang jatuh ke dasar telaga, inilah yang membuat air telaga bisa menjadi berwarna warni.


Tempat Wisata Di Dieng
Telaga Warna dan Telaga Pengilon
Disekitar Telaga Warna ini sahabat juga bisa berkunjung ke beberapa tempat lainnya yang juga tak kalah indahnya, diantaranya adalah Telaga Pengilon yang terletak berdampingan dengan Telaga Warna, namun walaupun berdampingan, air Telaga Pengilon tidak berwarna warni seperti di Telaga Warna, melainkan cenderung jernih. Menurut penelitian, kadar belerang di Telaga ini tidak setinggi Telaga Warna, sehingga airnya cukup bersih sehingga bisa dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk irigasi. Selain itu sahabat juga bisa mengunjungi beberapa goa yaitu Goa Semar, Goa Sumur dan Goa Jaran, dan juga bisa mengunjungi Batu Tulis Eyang Purbo Waseso.

Sahabat juga bisa memilih untuk melihat keindahan Telaga Warna dari atas bukit, beberapa tempat yang menjadi buruan para pelancong adalah kawasan Petak Sembilan, Bukit Batu Pandang Ratapan Angin dan dari kawasan Jembatan Merah Putih.

Berkunjung ke Telaga Warna memang seru! Silakan baca disini.


6. Dieng Plateau Theater 



Tempat Wisata Di Dieng
Keramaian di sekitar Dieng Plateau Theater
Dieng Plateau Theater adalah tempat wisata di Dieng berupa gedung bioskop yang menayangkan aneka ragam informasi mengenai Dieng, meliputi sejarah Dieng, kondisi geografis, masyarakat dan budayanya, fenomena alam serta mata pencaharian masyarakat Dieng. Informasi ini disampaikan dalam sebuah film dokumenter pendek berdurasi sekitar 20 menit, menggunakan bahasa Indonesia, dan ada terjemahannya dalam bahasa Inggris. Teater ini beroperasi dari jam 8 pagi sampai dengan jam 5 sore, dan bisa menampung sekitar 100 orang penonton.

Dieng Plateau Theater ini berada di lereng bukit Sikendil, pada ketinggian 2.100 mdpl, kira-kira  1,5 km dari pertigaan masuk Telaga Warna, berada di sisi bukit Telaga Warna dan Bukit Batu Pandang Ratapan Angin, jadi apabila sahabat berkunjung ke Telaga Warna, sahabat juga bisa mendatangi Dieng Plateau Theater ini melalui jalan setapak mendaki bukit. 

Tempat Wisata Di Dieng
Bentuk bangunan yang unik
Di kawasan Dieng Plateau Theater ini sahabat tidak hanya bisa menyaksikan film dokumenter mengenai dataran tinggi Dieng, tetapi juga bisa untuk beristirahat menikmati indahnya pemandangan dataran tinggi Dieng berupa landscape perbukitan dan pegunungan yang indah di tempat2 duduk dan taman yang sudah disediakan oleh pengelola. Disamping itu sabahat yang ingin menguji adrenalin juga bisa untuk menaiki flying fox dari Dieng Plateau Theater ini ke bukit yang berada di sebelahnya melewati ladang dan perkebunan milik masayarakat setempat.

Gedung Dieng Plateau Theater mempunyai bentuk yang unik, bergaya klasik, berundak2 dan meruncing di bagian atasnya, dikelilingi taman2 cantik disekitarnya manjadi tempat yang cocok untuk berfoto ria. Objek wisata Gedung Dieng Plateau Theater ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2006. Paling tepat apabila sahabat mengunjungi tempat ini sebelum memulai petualangan di Kawasan Dataran Tinggi Dieng lainnya karena sudah berbekal pengetahuan mengenai Dieng sebelumnya.

7. Batu Pandang Ratapan Angin dan Jembatan Merah Putih


Tempat Wisata Di Dieng
Batu Pandang Ratapan Angin
Bukit Batu Pandang Ratapan Angin merupakan sebuah bukit untuk memandang keindahan dua telaga yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari atas bukit. Bukit ini terletak di sisi bagian atas Dieng Plateau Theater. Keindahan Telaga Warna dan Pengilon yang berbeda warna, dan dikelilingi oleh perbukitan, dapat dinikmati secara detail dari atas dua buah batu yang terletak di bukit Batu Pandang ini. Selain keindahan dua telaga tersebut, sahabat juga bisa menikmati keindahan alam bukit-bukit bebatuan di sekitarnya, Kawah Sikidang di kejauhan dan tempat eksplorasi Gas Pertamina.

Terdapat sebuah gazebo/gardu pandang disamping Batu Pandang Ratapan angin ini, untuk sampai ke batu pandang, sahabat mesti melalui gardu ini dan mesti bersabar menunggu kesempatan untuk bisa menaikinya karena tempatnya tidak terlalu luas. Dari tempat ini hembusan angin sering terasa kencang dengan suara mendesis seperti orang meratap, mungkin itulah kenapa dinamakan dengan Batu Ratapan Angin. Selain itu, ada pula legenda yang menceritakan asal muasal terbentuknya dua buah batu ini, yaitu sebuah cerita mengenai kutukan seorang pangeran kepada istrinya yang berselingkuh, yang kemudian menjadi batu dengan selingkuhannya itu, dan bunyi angin seperti ratapan itu adalah ratapan penyesalan dari kedua orang yang berselingkuh itu. 



Tempat Wisata Di Dieng
Jembatan Merah Putih
Bila sahabat berkunjung ke Dieng Plateau Theater, rugi sekali bila sahabat tidak datang menyambangi tempat cantik ini. Dari Dieng Plateau Theater, sahabat perlu berjalan mendaki bukit disisinya, tidak begitu jauh tetapi cukup susah juga karena jalanan yang berbatu dan mendaki. Pos penjagaan Batu Pandang berada sekitar 50 m dari Dieng Plateau Theater, dari pos ini sahabat perlu mendaki kembali sejauh beberapa puluh meter, barulah akan sampai di gardu pandang tempat Batu Ratapan Angin berada. 

Bila sudah puas memandangi keindahan alam dari Batu Pandang Ratapan Angin, sahabat bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Jembatan Merah Putih. Kawasan ini adalah objek wisata buatan berupa sebuah jembatan yang menghubungkan dua batu besar di kawasan perbukitan ini. Dari Jembatan Merah Putih ini sahabat juga bisa menikmati indahnya pemandangan alam kawasan Dataran Tinggi Dieng.


Ini dia kisah saya berkunjung ke Ding Plateau, Batu Ratapan Angin dan Jembatan Merah Putih.


8. Telaga Menjer 



Tempat Wisata Di Dieng
Telaga Menjer yang sejuk (foto : Instagram @dewa_muji)
Telaga Menjer terletak di jalur menuju Dataran Tinggi Dieng dari kota Wonosobo. Tepatnya berada di Desa Maron, Kecamatan Garung, Wonosobo. Telaga ini merupakan yang terluas di kawasan Dieng, yaitu sekitar 70 hektar. Telaga Menjer sudah dimanfaatkan sebagai sumber PLTA mulai dari tahun 1982, selain untuk pembangkit listrik, juga dipergunakan oleh penduduk setempat sebagai sumber pengairan. Letaknya tidak begitu jauh dari Wonosobo, hanya sekitar 12 km arah utara Wonosobo, dari Jalan Raya Dieng, berbelok ke kiri di daerah Pasar Garung.

Menurut sejarahnya, Telaga Menjer ini terbentuk dari letusan kaki Gunung Pakuwaja yang dulunya merupakan gunung aktif. Sebelum terjadi letusan tersebut, telaga menjer hanyalah sebuah mata air yang kecil.

Tempat Wisata Di Dieng
Pemandangan Telaga Menjer dari atas bukit (foto : Instagram @alfhagemilang)
Keindahan telaga yang berada di ketinggian 1300 mdpl ini sebenarnya sudah dikenal sejak awal abad 20 karena pernah didokumentasikan oleh seorang berkebangsaan Belanda, namun walaupun begitu, sepertinya informasi pariwisata mengenai Telaga Menjer ini belum banyak diketahui orang, sehingga belum banyak pelancong yang menyambanginya. Umumnya para pelancong akan melewatkan tempat wisata di Dieng yang satu ini dan langsung menuju ke Dataran Tinggi Dieng.

Keindahan alam di sekitar Telaga Menjer ini memang sungguh menyejukkan mata, air telaga yang indah bagaikan cermin memantulkan lukisan pohon2 pinus, bukit2, ladang dan perkebunan yang mengelilinginya, ditambah lagi keindahan gunung Prau dan Gunung Sindoro di kejauhan, menambah indah dan sejuknya nya pemandangan. Perkebunan teh yang berada di perbukitan sebelah utara telaga, juga menjadi daya tarik tersendiri, sahabat bisa berjalan2 menikmati sejuknya udara dan keindahan kebun teh di kawasan ini. Selain untuk mengagumi keindahan alam ciptaan Tuhan, sahabat juga bisa memilih untuk berkeliling telaga dengan menyewa perahu2 yang sudah disiapkan oleh penduduk setempat, atau, sahabat juga bisa berekreasi sembari memancing, alat pancing bisa disewa dari penduduk setempat, atau sahabat juga bisa membawanya sendiri dari rumah. 

9. Telaga Cebong Dieng


Tempat Wisata Di Dieng
Pemandangan Telaga Cebong dari atas bukit
Telaga Cebong adalah sebuah telaga yang terletak di sisi Bukit Sikunir, disamping basecamp Puncak Sikunir yang dipergunakan sebagai tempat parkir kendaraan bermotor dan tempat warung dan kios yang menjajakan aneka makanan dan minuman, perlengkapan gempur dingin dan oleh2 khas Dieng. Telaga Cebong ini berlokasi di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian sekitar 2000 mdpl..

Asal muasal terbentuknya telaga Cebong ini adalah dari kawah vulkanik Gunung Prau purba ribuan tahun yang lalu. Luas telaga ini sekarang kurang lebih 12 hektar, dengan bentuknya yang unik seperti berudu/anak katak/cebong, mungkin karena itulah dinamakan dengan Telaga Cebong. Pada saat ini, Telaga Cebong dijadikan sebagai sumber pengairan oleh penduduk setempat.

Tempat Wisata Di Dieng
Tempat favorit untuk berkemah
Tempat wisata di Dieng ini sangat ramai dikunjungi pada hari-hari libur. Umumnya para pelancong memanfaatkan sisi telaga sebagai tempat kemping di malam hari, sembari menghangatkan diri di sekitar api unggun untuk menunggu waktu terbitnya sang mentari yang keemasan di Puncak Sikunir. Bila musim libur datang, seluruh sisi Telaga Cebong penuh terisi dengan kemah2 para pendaki Puncak Sikunir. Namun, tidak hanya itu, buat para sahabat yang berhalangan untuk mendaki Puncak Sikunir yang trekingnya juga tidak mudah dengan jauhnya sekitar 800 m dan sebagian jalur pendakian cukup menanjak, sahabat juga bisa stay di area basecamp untuk menikmati keindahan alam di sekitar Telaga Cebong. 

Bukit-bukit yang bersusun mengelilingi Telaga Cebong, dengan ladang2 pertanian milik penduduk setempat sungguh merupakan pemandangan yang luar biasa, dan dengan sejuknya udara pegunungan, merupakan daya tarik Telaga Cebong yang membuat para pengunjungnya bersemangat untuk berjalan berkeliling telaga cantik ini, atau berkeliling telaga dengan perahu motor, atau menikmati wahana flying fox, ataupun untuk memancing ria. 

Fasilitas di sekitar Telaga Cebong dan basecamp puncak Sikunir ini terbilang cukup lengkap, tempat parkiran yang luas, banyak kios dan warung yang buka semalam suntuk, jadi sahabat tidak perlu khawatir kalo malam2 merasa kelaparan, banyak toilet, ada musholla, dan buat sahabat yang ingin berkemah juga tidak harus membawa kemah sendiri, disini banyak disewakan kemah2 oleh penduduk setempat. Untuk berkeliling Telaga, sahabat juga bisa menyewa perahu motor dari para penduduk setempat.

10. Candi Bima



Candi Bima
Candi Bima adalah salah satu candi dari beberapa kompleks candi yang ada di Dataran TInggi Dieng. Candi ini merupakan yang terbesar dan tertinggi dibandingkan degan candi-candi lainnya, seperti Candi Arjuna, Candi Gatotkaca, Setyaki dll. Agak berbeda dengan kompleks candi lain, candi Bima ini adalah candi kesepian karena tidak ada candi pendamping/pewara didekatnya, dan letaknyapun agak terpisah dari beberapa kompleks candi lain, yaitu berada di daerah paling selatan dan agak terpencil berdiri megah di atas sebuah bukit.

Yang menarik dari Candi Bima adalah bentuknya yang unik agak berbeda dibanding candi2 lain, sekilas tampak seperti candi2 di daerah India. Candi ini memiliki tiga tingkatan mendatar dan menghadap ke arah timur. Bagian atap candi berbentuk seperti mangkuk terbalik, dan pada bagian atap ini terdapat relung-relung dengan relief kepala yang dinamakan degan kudu, namun pada saat ini hanya sebagian kudu yang masih berada di tempatnya, sebagian lagi sudah hilang.

Tempat Wisata Di Dieng
Candi Bima
Tidak diketahui dengan pasti kapan Candi Bima ini didirikan, tidak ditemukan satupun prasasti yang berkaitan degan pendiriannya. Namun diperkirakan bahwa Candi Bima ini dibangun pada zaman yang sama dengan kompleks candi lainnya di dataran tinggi Dieng, yaitu sekitar abad ke 7 sampai ke 8 Masehi. Pada tahun 2012 Candi Bima ini dipugar oleh Balai Pelesetarian Peninggalan Purbakala Jateng disebabkan karena sudah banyaknya batu yang lapuk dan bergeser karena dimakan usia, karena getaran dan adanya lobang yang bisa membuat candi jadi amblas.

Tidaklah susah untuk menemukan Candi Bima ini. Candi ini terletak di pinggir jalan yang menuju Kawah Sikidang dari arah Telaga Warna. atau dari arah Candi Arjuna. Candi Bima ini terletak di Desa Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara. Terdapat area parkiran yang cukup luas untuk kendaraan bermotor di dekat Candi Bima ini. Untuk sampai di candi, sahabat perlu mendaki sekitar 30 anak tangga.


Itulah 10 tempat wisata di Dataran Tinggi Dieng yang paling terkenal dan keren versi Unique-Chantika. Bila sahabat berkunjung ke Dieng, jangan sampai dilewatkan ya....


Cheers


Bila sahabat punya saran, update, komentar mengenai tempat wisata ini, silakan diisi di BUKU TAMU yaa....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar