28/09/16

A Fantastic Adventure Di Kebun Teh Nglinggo

Kebun Teh Nglinggo

Kebun Teh Nglinggo..... sekarang lagi ngehits, menjadi salah satu tempat wisata favorit di daerah Jogja dan sekitarnya. Tempat wisata ini menjadi terkenal karena pemandangan alam yang luar biasa, perkebunan teh yang hijau, hutan pinus, pegunungan batu yang unik, beberapa puncak bukit cantik, air terjun dan tentunya beragam wisata budaya yang ditawarkan oleh desa wisata Nglinggo.

Terletak di Desa Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, tempat wisata cantik ini berada di ketinggian 800 m dpl di perbukitan Menoreh, dengan udara yang sejuk dan hamparan pemandangan alam yang fantastis, menjadikan Kebun teh Nglinggo ini sangat cocok untuk tempat melepas kepenatan dan stress dari kesibukan sehari2.

Hal itu jugalah yang membuat saya tertarik untuk menyambangi tempat wisata ini. Berangkat pagi hari dari kota Magelang, perjalanan santai dengan mobil dimulai. Untuk keberangkatan ke Kebun Teh Nglinggo ini saya mengambil jalur ke arah kota Purworejo, berjalan sekitar 30 km, kemudian berbelok ke kiri memasuki Jl. Banyuasin menuju perbukitan Menoreh.

Jalan Magelang - Purworejo adalah jalan yang bagus, begitu memasuki Jl. Banyuasin, beberapa km pertama jalanan masih cukup bagus, tetapi lama kelamaan menjadi semakin sempit dan berlobang-lobang, ditambah lagi banyak air tergenang dan longsor, mungkin karena habis hujan. Saking kecil dan sudah tidak bagusnya jalan yang saya lewati, suami saya yang mengendara mobil sampai bertanya beberapa kali, apa benar itu jalan yang menuju Kebun Teh Nglinggo. Berbekal peta dari Oom Google, saya yakin memang itu jalannya, tetapi kondisi jalan yang rusak juga membuat saya menjadi deg-degan, jangan2 salah jalan, apalagi pada saat kami harus melewati jembatan yang sepertinya jembatan temporer terbuat dari kayu, takut jembatannya ambruk.... ! jadi semakin ragu apa kami masih menempuh jalan yang benar.....??? ditambah lagi kami tidak menemukan banyak mobil yang melintasi jalan ini, hanya satu mobil saja yang berpapasan dengan kami....... membuat hati semakin ciut.......

Walaupun ciut, kami tetap melanjutkan perjalanan.... harap-harap cemas menemukan jalan yang lebih bagus, setelah berjalan sejauh kira-kira 7 km, kami menemukan gerbang pembatas antara Kab. Magelang dan Yogyakarta..... dan...... ternyata mulai dari sini jalanan menjadi bagus......... oh.... betapa leganya perasaan kami berhasil melalui jalanan yang tidak mengenakkan tadi........... Suami saya pun menyarankan untuk kami mencoba jalur lain untuk perjalanan pulang ke Magelang nantinya.

Menyusuri jalanan yang mulai bagus (jalan Loano-Samigaluh), di daerah Pasar Plono terdapat pertigaan, di pertigaan inilah kita belok kiri ambil jalur yang menuju Desa Wisata Nglinggo. Tepat di pertigaan tersebut, dituliskan besar2 "Desa Wisata Nglinggo => 2 km" jadi sahabat tidak perlu takut akan salah jalan yaaaa........

Perjalanan dari pertigaan ini sangat menanjak, jalanan cukup bagus walaupun kecil. Pastikan kendaraan sahabat dalam kondisi prima ya sebelum melalui pendakian ini, jangan sampai gara2 mobil atau motor mogok, tidak jadi menikmati keindahan alam di Kebun Teh Nglinggo.......

Setelah melalui pendakian yang cukup menanjak, begitu mendekati Desa Wisata Nglinggo, Pak penjual tiket sudah bersiap2 untuk menyambut kedatangan kita. Dengan membayar tiket Rp. 3 ribu per orang saja, kita dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan mendaki pegunungan menoreh sampai ke area kebun teh.

Didalam perjalanan menuju area Kebun Teh, ada beberapa tempat yang juga ditawarkan untuk disinggahi, diantaranya Air Terjun Watu Jonggol dan Desa Wisata Nglinggo.... Monggo mampir ya sahabat....... Saya juga sempat mampir di Air Terjun Watu Jonggol di perjalanan pulang setelah puas menikmati keindahan alam di area Kebun Teh, selain itu juga ada belokan tempat Desa Wisata Nglinggo berada.


Kebun Teh Nglinggo
Ke Desa Wisata Nglinggo
Akhirnya perjalananpun berakhir, tidak jauh dari Puncak Kebun Teh. Tersedia area parkir yang luas disini, ditambah beberapa warung & kios makanan, dan tentunya ada toilet dan musholla juga..... Setelah membayar biaya parkir Rp. 5 ribu, Pak petugas parkir memberikan penjelasan singkat mengenai area yang akan saya jalani nanti.

Untuk bisa mencapai Kebun Teh, kita harus melanjutkan dengan berjalan kaki...... So.... Mari siap-siap.............. Perjalanan kaki yang tidak gampang, karena harus mendaki bukit........ masih setengah perjalanan aja udah capek,..... hehehe... tetapi... harus tetap semangat.....!!! Pendakian sejauh kira2 seratus meter akan membawa kita ke Area Kebun Teh Nglinggo...... dan.. ternyata benar sahabat, pemandangan alam disini cantik sekali. 

Kebun Teh Nglinggo
Berjalan mendaki menuju Kebun Teh Nglinggo
Dari Kebun teh yang bertingkat2 kita disuguhkan dengan pemandangan alam yang menakjubkan, hamparan hutan pinus yang menghijau, pegunungan batu yang sangat unik, beberapa puncak bukit tertinggi, ada Gunung Jaran, Puncak Kukusan dan Kendeng, beserta pemandangan daerah Temanggung dan Magelang di kejauhan, benar2 pemandangan luar biasa menyejukkan mata yang memandang...... Ditambah dengan udara yang sejuukkkk menambah koleksi persediaan oksigen di dalam tubuh.... lengkap dech....


Kebun Teh Nglinggo
Akhirnya sampai juga
Kebun Teh Nglinggo
Puncak Gunung Jaran 
Kebun Teh Nglinggo
Ada Wisata Off Road juga
Kebun Teh Nglinggo
Hamparan hutan pinus
Kebun Teh Nglinggo
Pemadangan daerah Temanggung di kejauhan
Di Puncak Kebun Teh Nglinggo ini juga terdapat beberapa warung, setelah puas memandang alam dan mengambil beberapa foto, saya istirahat dulu yaaa di warung ini........... berhubung dari pagi belum sarapan, dan habis mendaki bukit, perut saya sudah berteriak2 minta diisi...... Mmmmhhh... makan indomie telor ditambah secangkir kopi panas....... uenak beneeer di alam yang sejuk ini....


Kebun Teh Nglinggo
Sarapan dulu yaaa
Pemandangan Puncak Kukusan dan Kendeng terlihat jelas dari tempat saya makan, terlihat beberapa orang pemuda sedang mendaki puncak bukit ini...

Kebun Teh Nglinggo
Beberapa pemuda sedang mendaki Puncak Kukusan & Kendeng
Setelah mengisi perut dan leyeh-leyeh di warung si Ibuk, perjalanan dilanjutkan.... Kali ini saya akan mendaki Gunug Jaran..... Sanggupkah saya???? Sebenarnya sih agak ragu, soalnya saya kan pemalas dan juga bukan seorang pendaki.... saya lihat jalanannya menanjak sekali... oh,,,, tetapi suami saya sangat bersemangat untuk pergi mendaki Gunung Jaran ini...... ya udah deh, daripada ditinggal di bawah sendirian,,, saya ikut jugalah .... hehehe.....

Kebun Teh Nglinggo
Menuju ke Puncak Gunung Jaran
Menuju Puncak Gunung Jaran, kita akan melewati jalan setapak yang sudah dibikinkan tangga yang bagus sampai ke Puncaknya. Di awal pendakian menuju Puncak Gunung Jaran, kita akan melawati tempat cantik bernama Bukit Ngisis...... Mampir dulu ahhh........

Wow, di Buit Ngisis ini banyak terdapat spot2 cantik untuk menikmati pemandangan dan berfoto2 narsis..... Harga tiket adalah Rp. 3 ribu untuk bisa memasuki kawasan cantik ini. Di tempat ini tersedia beberapa bangku kayu, ayunan, dan tentunya beberapa tempat cantik untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa. Tetapi saya tidak menyarankan sahabat yang sedang patah hati untuk mampir kesini...... bisa2 nanti kepingin terjun bebas.... hehehe...

Kebun Teh Nglinggo
Di bukit Ngisis
Kebun Teh Nglinggo
Puncak Kukusan & Kendeng dilihat dari bukit Ngisis
Kebun Teh Nglinggo
Yang patah hati jangan kesini ya.... nanti jadi pingin terjun bebas
Kebun Teh Nglinggo
Spot cantik buat berfoto ria
Selesai berfoto ria di Bukit Ngisis, perjalanan mendaki gunung dilanjutkan. Sebenarnya Puncak Gunung Jaran ini tidak terlalu jauh, hanya saja mendakinya cukup menguras tenaga..... Untunglah tadi saya sempat sarapan di warung bawah, kalo engga mungkin saya sudah keburu pingsan... Suami saya aja yang lebih kuat sampai bilang nafasnya jadi kocar kacir.... hehehe.... apalagi saya......


Kebun Teh Nglinggo
Menuju Puncak Gunung Jaran
Dan.... akhirnya sampai juga di Puncak Gunung Jaran...... Tubuh saya yang sudah bermandikan keringat tiba2 ditampar oleh sejuknya angin di puncak pegunungan yang cukup kencang.... membuat keletihan yang baru saja dijalani seketika menghilang..... Wow,,,,,, sejuknya.... Disini terdapat beberapa gazebo untuk menikmati pemandangan...... Keindahan alam dari Puncak Gunung ini juga tak kalah luar biasanya. Kita bisa melihat dengan jelas puncak gunung batu yang unik, dengan hamparan hutan pinus dibawahnya. Area Kebun Teh Nglinggo juga terlihat cantik dari tempat ini. Di kejauhan terlihat daerah Purworejo dan sekitarnya.....  Saya istirahat dulu yaaaa.......
Kebun Teh Nglinggo
Puncak Gunung Batu dilihat dari Puncak Gunung Jaran
Kebun Teh Nglinggo
Istirahat dulu ahhh.....
Kebun Teh Nglinggo
Pemandangan Kebun Teh Nglinggo dari Puncak Gunung Jaran
Kebun Teh Nglinggo
Terdapat Gazebo dan camping ground
Sedikit bercerita mengenai Desa Nglinggo, berdasarkan cerita turun temurun dari penduduk sini, desa ini berikaitan dengan sejarah Pangeran Diponegoro. Pada waktu itu, ada 3 orang pengikut setia Pangeran Diponegoro yang menjadikan daerah perbukitan Menoreh sebagai daerah konsentrasi bergerilya melawan penjajah Belanda. Tempat ini dipilih karena berada di puncak pegunungan, sangat tepat untuk mengawasi pergerakan penjajah Belanda dan menyusun strategi perjuangan. Ketiga orang pengikut Pangeran Dipenegoro itu adalah Ki Linggo Manik, Ki Dalem Tanu, dan Ki Gagak Roban, nama Desa Nglinggo sendiri diambil dari nama pemimpinnya yaitu Ki Linggo Manik.

Desa Wisata Nglinggo pernah menjadi Juara 3 Desa Wisata tingkat nasional. Di Desa ini kita bisa belajar beternak kambing, bertani, belajar membatik dan belajar kesenian penduduk setempat. 

Di perjalanan pulang, saya menyempatkan diri mampir ke Air Terjun Watu Jonggol. Dari area kebun teh, perjalanan menurun bukit, sebelum sampai di lokasi penjualan tiket Desa Wisata Nglinggo, kita harus berbelok ke kanan. Jalan menuju Air Terjun ini bisa dilewati mobil, tapi mesti hati2 karena jalanannya kecil hanya muat 1 mobil dan agak licin. Sesampainya di parkiran, saya harus melanjutkan perjalanan melalui jalan setapak menuruni bukit sejauh kurang lebih 150 meter untuk sampai di Air Terjun. Jalan setapaknya tidak begitu bagus, terdapat beberapa tempat yang licin..... mesti hati2 ya sahabat....

Air Terjun Watu Jonggol
Menyusur jalan setapak menuju Air Terjun
Air Terjun Watu Jonggol
Air Terjun Watu jonggol
Air Terjun Watu Jonggol
Ada Gazebo tempat istirahat juga
Selesai berpetualang di Air Terjun, pulang menuju Magelang, saya mengambil jalan yang berbeda karena masih dibayang-bayangi trauma melewati rute pertama, sesampai di pertigaan Pasar Plono, berbelok ke kiri ke arah Jogja menyusur jalan Samigaluh-Loano dilanjutkan jalan Dekso-Samigaluh. Kemudian di pertigaan Jalan Nanggulan-Mendut di daerah Kalibawang berbelok ke kiri menuju arah Candi Borobudur.... kemudian terus ke Magelang.... Rute yang saya tempuh ini jalannya jauh lebih bagus daripada rute pertama..... 

Dari pengamalan perjalanan saya ini, saya menyarankan sahabat untuk datang ke Kebun Teh Nglinggo melalui rute kedua yaitu jalan yang dari arah Jogja, sebaiknya tidak dari arah Purworejo karena kondisi jalan yang tidak bagus, nanti jadi deg2an seperti saya.......

Tips untuk sahabat :
  • Sebaiknya datanglah pada pagi hari pada saat cuaca cerah. karena Kebun Teh ini berada di puncak bukit, seringkali tempat ini disinggahi kabut tebal sehingga pemandangan alam sekitarnya tidak akan bisa dinikmati.
  • Walaupun tersedia beberapa warung makan, tapi pilihan makanannya tidak cukup banyak, biasanya yang tersedia adalah Pop mie, indomie, beberapa jenis kue dan keripik serta minuman, kalau sahabat ingin makan makanan lain, sebaiknya dibawa saja.
  • Mendaki kebun teh, Gunung Jaran, Puncak Kukusan dan Kendeng memerlukan energi yang banyak, jadi pastikan sahabat makan dulu ya sebelum mendaki...


Cheers....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar