28/09/16

A Fantastic Adventure Di Kebun Teh Nglinggo

Kebun Teh Nglinggo

Kebun Teh Nglinggo..... sekarang lagi ngehits, menjadi salah satu tempat wisata favorit di daerah Jogja dan sekitarnya. Tempat wisata ini menjadi terkenal karena pemandangan alam yang luar biasa, perkebunan teh yang hijau, hutan pinus, pegunungan batu yang unik, beberapa puncak bukit cantik, air terjun dan tentunya beragam wisata budaya yang ditawarkan oleh desa wisata Nglinggo.

Terletak di Desa Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, tempat wisata cantik ini berada di ketinggian 800 m dpl di perbukitan Menoreh, dengan udara yang sejuk dan hamparan pemandangan alam yang fantastis, menjadikan Kebun teh Nglinggo ini sangat cocok untuk tempat melepas kepenatan dan stress dari kesibukan sehari2.

Hal itu jugalah yang membuat saya tertarik untuk menyambangi tempat wisata ini. Berangkat pagi hari dari kota Magelang, perjalanan santai dengan mobil dimulai. Untuk keberangkatan ke Kebun Teh Nglinggo ini saya mengambil jalur ke arah kota Purworejo, berjalan sekitar 30 km, kemudian berbelok ke kiri memasuki Jl. Banyuasin menuju perbukitan Menoreh.

Jalan Magelang - Purworejo adalah jalan yang bagus, begitu memasuki Jl. Banyuasin, beberapa km pertama jalanan masih cukup bagus, tetapi lama kelamaan menjadi semakin sempit dan berlobang-lobang, ditambah lagi banyak air tergenang dan longsor, mungkin karena habis hujan. Saking kecil dan sudah tidak bagusnya jalan yang saya lewati, suami saya yang mengendara mobil sampai bertanya beberapa kali, apa benar itu jalan yang menuju Kebun Teh Nglinggo. Berbekal peta dari Oom Google, saya yakin memang itu jalannya, tetapi kondisi jalan yang rusak juga membuat saya menjadi deg-degan, jangan2 salah jalan, apalagi pada saat kami harus melewati jembatan yang sepertinya jembatan temporer terbuat dari kayu, takut jembatannya ambruk.... ! jadi semakin ragu apa kami masih menempuh jalan yang benar.....??? ditambah lagi kami tidak menemukan banyak mobil yang melintasi jalan ini, hanya satu mobil saja yang berpapasan dengan kami....... membuat hati semakin ciut.......

Walaupun ciut, kami tetap melanjutkan perjalanan.... harap-harap cemas menemukan jalan yang lebih bagus, setelah berjalan sejauh kira-kira 7 km, kami menemukan gerbang pembatas antara Kab. Magelang dan Yogyakarta..... dan...... ternyata mulai dari sini jalanan menjadi bagus......... oh.... betapa leganya perasaan kami berhasil melalui jalanan yang tidak mengenakkan tadi........... Suami saya pun menyarankan untuk kami mencoba jalur lain untuk perjalanan pulang ke Magelang nantinya.

Menyusuri jalanan yang mulai bagus (jalan Loano-Samigaluh), di daerah Pasar Plono terdapat pertigaan, di pertigaan inilah kita belok kiri ambil jalur yang menuju Desa Wisata Nglinggo. Tepat di pertigaan tersebut, dituliskan besar2 "Desa Wisata Nglinggo => 2 km" jadi sahabat tidak perlu takut akan salah jalan yaaaa........

Perjalanan dari pertigaan ini sangat menanjak, jalanan cukup bagus walaupun kecil. Pastikan kendaraan sahabat dalam kondisi prima ya sebelum melalui pendakian ini, jangan sampai gara2 mobil atau motor mogok, tidak jadi menikmati keindahan alam di Kebun Teh Nglinggo.......

Setelah melalui pendakian yang cukup menanjak, begitu mendekati Desa Wisata Nglinggo, Pak penjual tiket sudah bersiap2 untuk menyambut kedatangan kita. Dengan membayar tiket Rp. 3 ribu per orang saja, kita dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan mendaki pegunungan menoreh sampai ke area kebun teh.

Didalam perjalanan menuju area Kebun Teh, ada beberapa tempat yang juga ditawarkan untuk disinggahi, diantaranya Air Terjun Watu Jonggol dan Desa Wisata Nglinggo.... Monggo mampir ya sahabat....... Saya juga sempat mampir di Air Terjun Watu Jonggol di perjalanan pulang setelah puas menikmati keindahan alam di area Kebun Teh, selain itu juga ada belokan tempat Desa Wisata Nglinggo berada.


Kebun Teh Nglinggo
Ke Desa Wisata Nglinggo
Akhirnya perjalananpun berakhir, tidak jauh dari Puncak Kebun Teh. Tersedia area parkir yang luas disini, ditambah beberapa warung & kios makanan, dan tentunya ada toilet dan musholla juga..... Setelah membayar biaya parkir Rp. 5 ribu, Pak petugas parkir memberikan penjelasan singkat mengenai area yang akan saya jalani nanti.

Untuk bisa mencapai Kebun Teh, kita harus melanjutkan dengan berjalan kaki...... So.... Mari siap-siap.............. Perjalanan kaki yang tidak gampang, karena harus mendaki bukit........ masih setengah perjalanan aja udah capek,..... hehehe... tetapi... harus tetap semangat.....!!! Pendakian sejauh kira2 seratus meter akan membawa kita ke Area Kebun Teh Nglinggo...... dan.. ternyata benar sahabat, pemandangan alam disini cantik sekali. 

Kebun Teh Nglinggo
Berjalan mendaki menuju Kebun Teh Nglinggo
Dari Kebun teh yang bertingkat2 kita disuguhkan dengan pemandangan alam yang menakjubkan, hamparan hutan pinus yang menghijau, pegunungan batu yang sangat unik, beberapa puncak bukit tertinggi, ada Gunung Jaran, Puncak Kukusan dan Kendeng, beserta pemandangan daerah Temanggung dan Magelang di kejauhan, benar2 pemandangan luar biasa menyejukkan mata yang memandang...... Ditambah dengan udara yang sejuukkkk menambah koleksi persediaan oksigen di dalam tubuh.... lengkap dech....


Kebun Teh Nglinggo
Akhirnya sampai juga
Kebun Teh Nglinggo
Puncak Gunung Jaran 
Kebun Teh Nglinggo
Ada Wisata Off Road juga
Kebun Teh Nglinggo
Hamparan hutan pinus
Kebun Teh Nglinggo
Pemadangan daerah Temanggung di kejauhan
Di Puncak Kebun Teh Nglinggo ini juga terdapat beberapa warung, setelah puas memandang alam dan mengambil beberapa foto, saya istirahat dulu yaaa di warung ini........... berhubung dari pagi belum sarapan, dan habis mendaki bukit, perut saya sudah berteriak2 minta diisi...... Mmmmhhh... makan indomie telor ditambah secangkir kopi panas....... uenak beneeer di alam yang sejuk ini....


Kebun Teh Nglinggo
Sarapan dulu yaaa
Pemandangan Puncak Kukusan dan Kendeng terlihat jelas dari tempat saya makan, terlihat beberapa orang pemuda sedang mendaki puncak bukit ini...

Kebun Teh Nglinggo
Beberapa pemuda sedang mendaki Puncak Kukusan & Kendeng
Setelah mengisi perut dan leyeh-leyeh di warung si Ibuk, perjalanan dilanjutkan.... Kali ini saya akan mendaki Gunug Jaran..... Sanggupkah saya???? Sebenarnya sih agak ragu, soalnya saya kan pemalas dan juga bukan seorang pendaki.... saya lihat jalanannya menanjak sekali... oh,,,, tetapi suami saya sangat bersemangat untuk pergi mendaki Gunung Jaran ini...... ya udah deh, daripada ditinggal di bawah sendirian,,, saya ikut jugalah .... hehehe.....

Kebun Teh Nglinggo
Menuju ke Puncak Gunung Jaran
Menuju Puncak Gunung Jaran, kita akan melewati jalan setapak yang sudah dibikinkan tangga yang bagus sampai ke Puncaknya. Di awal pendakian menuju Puncak Gunung Jaran, kita akan melawati tempat cantik bernama Bukit Ngisis...... Mampir dulu ahhh........

Wow, di Buit Ngisis ini banyak terdapat spot2 cantik untuk menikmati pemandangan dan berfoto2 narsis..... Harga tiket adalah Rp. 3 ribu untuk bisa memasuki kawasan cantik ini. Di tempat ini tersedia beberapa bangku kayu, ayunan, dan tentunya beberapa tempat cantik untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa. Tetapi saya tidak menyarankan sahabat yang sedang patah hati untuk mampir kesini...... bisa2 nanti kepingin terjun bebas.... hehehe...

Kebun Teh Nglinggo
Di bukit Ngisis
Kebun Teh Nglinggo
Puncak Kukusan & Kendeng dilihat dari bukit Ngisis
Kebun Teh Nglinggo
Yang patah hati jangan kesini ya.... nanti jadi pingin terjun bebas
Kebun Teh Nglinggo
Spot cantik buat berfoto ria
Selesai berfoto ria di Bukit Ngisis, perjalanan mendaki gunung dilanjutkan. Sebenarnya Puncak Gunung Jaran ini tidak terlalu jauh, hanya saja mendakinya cukup menguras tenaga..... Untunglah tadi saya sempat sarapan di warung bawah, kalo engga mungkin saya sudah keburu pingsan... Suami saya aja yang lebih kuat sampai bilang nafasnya jadi kocar kacir.... hehehe.... apalagi saya......


Kebun Teh Nglinggo
Menuju Puncak Gunung Jaran
Dan.... akhirnya sampai juga di Puncak Gunung Jaran...... Tubuh saya yang sudah bermandikan keringat tiba2 ditampar oleh sejuknya angin di puncak pegunungan yang cukup kencang.... membuat keletihan yang baru saja dijalani seketika menghilang..... Wow,,,,,, sejuknya.... Disini terdapat beberapa gazebo untuk menikmati pemandangan...... Keindahan alam dari Puncak Gunung ini juga tak kalah luar biasanya. Kita bisa melihat dengan jelas puncak gunung batu yang unik, dengan hamparan hutan pinus dibawahnya. Area Kebun Teh Nglinggo juga terlihat cantik dari tempat ini. Di kejauhan terlihat daerah Purworejo dan sekitarnya.....  Saya istirahat dulu yaaaa.......
Kebun Teh Nglinggo
Puncak Gunung Batu dilihat dari Puncak Gunung Jaran
Kebun Teh Nglinggo
Istirahat dulu ahhh.....
Kebun Teh Nglinggo
Pemandangan Kebun Teh Nglinggo dari Puncak Gunung Jaran
Kebun Teh Nglinggo
Terdapat Gazebo dan camping ground
Sedikit bercerita mengenai Desa Nglinggo, berdasarkan cerita turun temurun dari penduduk sini, desa ini berikaitan dengan sejarah Pangeran Diponegoro. Pada waktu itu, ada 3 orang pengikut setia Pangeran Diponegoro yang menjadikan daerah perbukitan Menoreh sebagai daerah konsentrasi bergerilya melawan penjajah Belanda. Tempat ini dipilih karena berada di puncak pegunungan, sangat tepat untuk mengawasi pergerakan penjajah Belanda dan menyusun strategi perjuangan. Ketiga orang pengikut Pangeran Dipenegoro itu adalah Ki Linggo Manik, Ki Dalem Tanu, dan Ki Gagak Roban, nama Desa Nglinggo sendiri diambil dari nama pemimpinnya yaitu Ki Linggo Manik.

Desa Wisata Nglinggo pernah menjadi Juara 3 Desa Wisata tingkat nasional. Di Desa ini kita bisa belajar beternak kambing, bertani, belajar membatik dan belajar kesenian penduduk setempat. 

Di perjalanan pulang, saya menyempatkan diri mampir ke Air Terjun Watu Jonggol. Dari area kebun teh, perjalanan menurun bukit, sebelum sampai di lokasi penjualan tiket Desa Wisata Nglinggo, kita harus berbelok ke kanan. Jalan menuju Air Terjun ini bisa dilewati mobil, tapi mesti hati2 karena jalanannya kecil hanya muat 1 mobil dan agak licin. Sesampainya di parkiran, saya harus melanjutkan perjalanan melalui jalan setapak menuruni bukit sejauh kurang lebih 150 meter untuk sampai di Air Terjun. Jalan setapaknya tidak begitu bagus, terdapat beberapa tempat yang licin..... mesti hati2 ya sahabat....

Air Terjun Watu Jonggol
Menyusur jalan setapak menuju Air Terjun
Air Terjun Watu Jonggol
Air Terjun Watu jonggol
Air Terjun Watu Jonggol
Ada Gazebo tempat istirahat juga
Selesai berpetualang di Air Terjun, pulang menuju Magelang, saya mengambil jalan yang berbeda karena masih dibayang-bayangi trauma melewati rute pertama, sesampai di pertigaan Pasar Plono, berbelok ke kiri ke arah Jogja menyusur jalan Samigaluh-Loano dilanjutkan jalan Dekso-Samigaluh. Kemudian di pertigaan Jalan Nanggulan-Mendut di daerah Kalibawang berbelok ke kiri menuju arah Candi Borobudur.... kemudian terus ke Magelang.... Rute yang saya tempuh ini jalannya jauh lebih bagus daripada rute pertama..... 

Dari pengamalan perjalanan saya ini, saya menyarankan sahabat untuk datang ke Kebun Teh Nglinggo melalui rute kedua yaitu jalan yang dari arah Jogja, sebaiknya tidak dari arah Purworejo karena kondisi jalan yang tidak bagus, nanti jadi deg2an seperti saya.......

Tips untuk sahabat :
  • Sebaiknya datanglah pada pagi hari pada saat cuaca cerah. karena Kebun Teh ini berada di puncak bukit, seringkali tempat ini disinggahi kabut tebal sehingga pemandangan alam sekitarnya tidak akan bisa dinikmati.
  • Walaupun tersedia beberapa warung makan, tapi pilihan makanannya tidak cukup banyak, biasanya yang tersedia adalah Pop mie, indomie, beberapa jenis kue dan keripik serta minuman, kalau sahabat ingin makan makanan lain, sebaiknya dibawa saja.
  • Mendaki kebun teh, Gunung Jaran, Puncak Kukusan dan Kendeng memerlukan energi yang banyak, jadi pastikan sahabat makan dulu ya sebelum mendaki...


Cheers....


25/09/16

10 Tempat Wisata Di Semarang Yang Paling Terkenal Dan Keren Abis

Tempat Wisata Di Semarang

Semarang, Ibukota Provinsi Jawa Tengah, merupakan salah satu kota yang pertumbuhannya paling cepat di Pulau Jawa, kota ini adalah kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia, setelah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. 

Kota Semarang dan Kabupaten Semarang memiliki banyak sekali tempat wisata cantik, baik wisata alam, sejarah, religi, wisata keluarga dll. Daerah Bandungan di Kabupaten Semarang menjadi salah satu tempat favorit untuk berkunjung terutama di hari libur, daerah ini menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan udara yang sejuk karena berada di ketinggian, yaitu lereng Gunung Ungaran, cocok sekali sebagai tempat melepas lelah setelah seminggu bekerja atau bersekolah. 

Di sekitar Tugu Muda Semarang juga terdapat beberapa tempat cantik wisata sejarah, ada Lawang Sewu, Tugu Muda, Museum Mandala Bhakti, Wisma Perdamaian dll... jika sahabat berkunjung ke Semarang, jangan sampai tidak mampir di Kawasan Tugu Muda yaaa....Tak heran mengapa Semarang menjadi salah satu tempat wisata favorit yang paling ingin dikunjungi baik oleh wisatawan dalam negeri maupun turis asing.

Berikut adalah 10 tempat wisata di Semarang yang Paling Terkenal dan Paling Keren versi Unique Chantika :

1. Umbul Sidomukti


Tempat Wisata Di Semarang
Pemandangan alam dari Umbul Sidomukti.... benar2 menakjubkan
Umbul berarti air yang memancur..... ya, umbul ini berada di Desa Sidomukti, Kec. Bandungan Semarang. Fasilitas yang lengkap berupa penginapan, kafe dan resto, Taman Renang Alam dan Wahana pacu Adrenalin, membuat Umbul Sidomukti menjadi tempat wisata paling dicari di Kabupaten Semarang.

Taman Renang Alam adalah tempat favorit pengunjung, baik anak2, remaja dan dewasa. Umbul yang berada di taman Renang Alam ini berasal dari Mata Air (Tuk) Ngetihan dari lereng gunung Ungaran, dipercaya bisa membuat awet muda disamping menyegarkan jiwa.

Taman Renang alam Umbul Sidomukti ini dibangun karena keindahan panorama alam yang luar biasa dari tempat wisata ini. Dengan ketinggian 1200m, dan diapit oleh dua lembah, Umbul Sidomukti menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan, sahabat bisa menyaksikan beberapa puncak gunung di Jawa Tengah sekaligus, Gunung Ungaran, Merbabu, Telomoyo, Andong, Muria, Lawu, Rawa Pening di kejauhan, bukit kembar Cemanggal, dan tentu saja pemandangan kota Ambarawa dan sekitarnya. Ditambah dengan udara segar dan sejuk, dan mata air yang bersih dan bening dari mata air pegunungan Ungaran, membuat kunjungan wisatawan menjadi sangat berkesan dan takkan terlupakan.


Tempat Wisata Di Semarang
Umbul Sidomukti.... cocok untuk berwisata bersama keluarga
Tempat wisata ini sangat cocok untuk wisata bersama keluarga. Harga tiket masuknyapun tidak mahal, yaitu Rp. 10 ribu saja per orang. Hanya apabila sahabat ingin menjelajah wahana pacu adrenalin seperti flying fox, marine bridge, dan ATV, sahabat perlu membayar biaya tambahan.

Untuk bisa sampai di Umbul Sidomukti, bisa dari arah Semarang atau Jogja/Magelang. Di kota Ambarawa harus berbelok ke arah Gunung Ungaran / arah Bandungan. Setelah sampai di Pasar Bandungan, berbelok ke kanan menyusur jalan lereng gunung ungaran sejauh kurang lebih 3 km, kemudian berbelok ke kiri menuju tempat wisata ini. Sayangnya jalan yang menuju tempat wisata ini tidak begitu bagus, banyak yang berlobang dan tidak lebar, jadi tidak cocok untuk sahabat yang datang dengan memakai bus, datanglah dengan minibus ataupun membawa motor.

Simak cerita seru saya mengunjungi Umbul Sidomukti disini.

2. Lawang Sewu

Tempat Wisata Di Semarang
Lawang Sewu
Siapa yang tak kenal Lawang Sewu... Bangunan ini  merupakan salah satu yang paling terkenal di kota Semarang karena catatan sejarahnya. Berada di kawasan Tugu Muda, bangunan ini dirancang pada tahun 1903. dibangun pada tahun 1904-1907 oleh pemerintah Belanda, dahulunya dipakai sebagai kantor maskapai perkeretaapian (Neerlands-Indische Spoorweg Maatschapij/NIS) Belanda.

Kata2 Lawang Sewu sendiri berarti seribu pintu, dinamakan begitu oleh masyarakat setempat mungkin karena terdapat pintu yang sangat banyak dan jendela yang tinggi dan lebar. Kalau dihitung sih, sebenarnya junlahnya tidak sampai seribu.... Bangunan megah berlantai dua ini mempunyai catatan sejarah tersendiri yaitu tempat perjadinya pertempuran lima hari di Semarang (14-19 Oktober 1945) antara pemuda AMKA melawan Kompetai dan Kidobutai Jepang. Gedung ini juga pernah dipakai sebagai Kantor PT Kereta Api Indonesia, Kodam IV Diponegoro dan Kanwil Perhubungan.


Tempat Wisata Di Semarang
Gambar Lawang Sewu diambil dari taman sekitar Tugu Muda
Harga tiket masuk Lawang Sewu adalah Rp. 10 ribu per orang, ditambah dengan biaya guide. Di zaman penjajahan jepang di tahun 1942, ruang bawah tanah gedung Lawang Sewu yang tadinya adalah saluran air, dipakai menjadi penjara bawah tanah. Sahabat juga bisa berkunjung ke ruang bawah tanah ini tetapi dengan membayar tiket tambahan dan biaya guide tambahan.

Tempat wisata ini sangat cocok untuk sesi pemotretan dilatar belakangi oleh gedung tua bersejarah seribu pintu, banyak dipakai untuk pemotretan pre wedding, foto keluarga ataupun untuk ber selfie ria oleh para pengunjung.

3. Masjid Agung Jawa Tengah


Tempat Wisata Di Semarang
Mesjid Agung Jawa Tengah...... salah satu termegah di Indonesia
Mesjid ini benar2 luar biasa........ Berlokasi di Jl. Gajah Raya, Gayamsari, Sambirejo, keindahan Mesjid ini membuat mata kita terkagum2. Paduan arsitektur Jawa, Islam dan Romawi, menjadikan mesjid ini sebagai salah satu mesjid termegah di Indonesia. Kemegahan arsitektur Jawa dapat dilihat pada bentuk atap mesjid seperti limas yang khas bangunan Jawa, tetapi diujungnya terdapat kubah besar dengan diameter 20m beserta 4 menara yang mana ini adalah ciri bangunan Islam pada umumnya. Di pelataran mesjid terdapat 25 pilar cantik seperti koloseum di Athena Romawi berhiaskan kaligrafi, membuat mesjid ini semakin cantik. Dibangun tahun 2001, dan selesai tahun 2006, mesjid ini diresmikan oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada waktu itu.

Dengan luas bangunan induk untuk sholat 7.669m persegi, di areal tanah 10 hektar, mesjid ini bisa menampung 15.000 jemaah di dalam masjid dan 10.000 jamaah di halaman utama mesjid yang terdapat payung hidrolik seperti mesjid Nabawi di Madinah. Selain sebagai tempat ibadah, mesjid ini juga dilengkapi dengan beberapa penginapan, sehingga para pengunjung yang ingin bermalampun tidak perlu kebingungan karena disini bisa menginap dan juga terdapat kios2 yang menjual aneka makanan dan souvernir khas Jawa Tengah. Saya juga sering melihat mesjid ini dijadikan tempat jogging oleh para remaja, mungkin karena tempatnya yang sangat luas dan udaranya yang sejuk bisa menyegarkan jiwa dan raga...


Tempat Wisata Di Semarang
Tower Al Husna
Salah satu yang menjadi daya tarik lain dari mesjid ini adalah kubah Al-Husna setinggi 99 m, di sebelah barat daya mesjid, kubah ini saking tingginya sudah bisa dilihat dari radius 5 km lhooo.... Di dalam kubah ini, di bagian dasar adalah studio radio, lantai 2 dan 3 adalah museum kebudayaan islam, lantai 18 dulunya terdapat kafe muslim yang bisa berputar 360 derajat tetapi sekarang sudah tidak dipakai lagi, dan lantai 19 adalah menara pandang yang dilengkapi dengan 5 teropong untuk bisa memandangi Kota Semarang dan sekitarnya.

Di dalam mesjid ini, di ruang utama sholat, kita juga juga bisa menemukan Al-Quran raksasa berukuran 145 x 95 cm² yang ditulis tangan oleh Drs. Khyatudin, dari Pondok Pesantren Al-Asyariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo. Dan Juga terdapat beduk raksasa berukuran 310cm x 220 cm terbuat dari kulit lembu Australia.

Simak lebih rinci kemegahan Mesjid Agung Jawa Tengah disini.

4. Tugu Muda



Tempat Wisata Di Semarang
Tugu Muda Semarang
Tugu Muda merupakan sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang dan menghargai jasa para pahlawan yang gugur dalam Pertempuran 5 hari di Semarang (14-19 Oktober 1945) melawan penjajah Jepang.
Berada di persimpangan 5 jalan : Jl. Pemuda, Jl. Inspeksi, Jl. Dr, Sutomo, Jl. Mgr Sugiyopranoto dan Jl. Imam Bonjol, Tugu Muda ini berbentuk seperti Lilin persegi lima. Pada bagian kaki tugu/landasan terdapat relief dengan lima buah sangga pilar. Tugu ini juga dilengkapi dengan taman disekelilingnya, ada air mancur, lampu2 hias, pepohonan cemara dan dupliksi senjata Bambu Runcing sebanyak 5 buah yang mewakili pertempuran 5 hari di Semarang demgan memakai Bambu Runcing.


Tempat Wisata Di Semarang
Landasan Tugu Muda yang berhiaskan relief
Diresmikan pada tanggal 20 Mei 1953 oleh presiden pertama RI : Ir. Soekarno yang bertepatan dengan Hari Kebangkita Nasional, di sekitar Tugu Muda ini juga terdapat beberapa bangunan bersejarah seperti Lawang Sewu, Museum Perjuangan Mandala Bhakti, dan Wisma Perdamaian. Batu yang dipakai untuk membangun monumen Tugu Muda ini berasal dari daerah Kaliurang dan Paker.

Tugu Muda ini juga sangat cantik di malam hari, banyak remaja yang datang kesini si malam hari untuk berkumpul, ngobrol dan mengabadikan moment2 indah Tugu Muda berhiaskan lampu2 cantik. Untuk memasuki kawasan Tugu Muda ini, sama sekali tidak dipungut bayaran.

 5. Candi Gedong Songo

Tempat Wisata Di Semarang
Candi Gedong III
Candi Gedong Songo, tempat wisata cantik untuk mengerti sejarah serta tempat bersantai bersama keluarga yang sangat indah...... Candi ini terletak di lereng gunung Ungaran, kecamatan Bandungan. Disamping belajar wisata sejarah, pemandangan alam dari Candi Gedong Songo ini juga sangat luar biasa. Gunung2 di kejauhan, rawa pening dan pemandangan kota Ambarawa sekitarnya, sungguh sangat menyejukkan mata.

Gedong Songo berarti sembilan bangunan, tetapi apabila sahabat berkunjung ke tempat wisata ini, sahabat akan menemukan hanya 5 candi yang utuh yang dibangun berderet dari bawah ke atas.
Candi Gedong Songo dibangun pada abad VIII, merupakan peninggalan Dinasti Syailendra, adalah perpaduan antara kepercayaan lokal terhadap roh nenek moyang dan kepercayaan Hindu.

Komplek Candi Gedong Songo ini sangat luas, kita harus berjalan mendaki dan menurun bukit untuk bisa sampai ke candi yang letaknya terpisah2. Pemandangan di sepanjang perjalanan sangat bagus, kita akan melawati hutan2 pinus yang cantik, menuruni lembah bukit yang terdapat kawah dan kolam air hangat dengan pemandangan dari lereng Gunung yang sangat indah. Karena perjalanan yang cukup jauh, banyak dari pengunjung yang memilih untuk berkeliling komplek candi dengan berkuda.


Tempat Wisata Di Semarang
Candi Gedong V
Dari ke lima candi utuh yang ada, Candi Gedong III lah yang mempunyai bangunan utuh paling banyak, yaitu sebanyak 3 candi, kemudian Candi Gedong V mempunyai 2 bangunan candi yang masih berdiri, sedangkan candi2 lainnya hanya mempuyai satu bangunan utuh yang masih berdiri.

Harga tiket masuk Candi gedong Songo hanya Rp. 10 ribu saja. Apabila sahabat memilih untuk berkeliling komplek candi dengan berkuda, harus membayar biaya tambahan.

Baca juga kisah petualangan saya ke Candi Gedong Songo disini.

6. Klenteng Sam Poo Kong



Tempat Wisata Di Semarang
Klenteng Sam Poo Kong
Kelenteng Sam Poo Kong, dulunya merupakan tempat persinggahan dan pendaratan seorang Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He/Cheng Ho. Laksamana ini beragama Islam, dapat dilihat dari penemuan tulisan yang berbunyi "Marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al Quran" yang merupakan sebuah ciri keislaman.

Kelenteng ini disebut juga Gedung Batu karena dulunya adalah sebuah gua batu besar pada sebuah bukit batu. Konon kabarnya, pada waktu Laksamana Cheng Ho berlayar melewati laut Jawa, banyak anak buah kapalnya yang jatuh sakit, Laksamana ini pun memerintahkan untuk membuang sauh dan merapat di pantai utara Jawa, tepatnya di kota Semarang, ini terjadi kurang lebih pada tahun 1400an. Mereka berlindung di dalam Gua Batu dan mendirikan mesjid di tepi pantai, namun sekarang sudah berubah fungsi menjadi kelenteng. Gua Batu yang aslinya sudah tertutup longsor, oleh penduduk setempat kemudian dibangun kembali untuk penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho di tahun 1700an.


Tempat Wisata Di Semarang
Dinominasi oleh warna merah
Terletak di Jl. Simongan, Bongsari, Semarang Barat, kelenteng ini merupakan komplek yang cukup luas. Selain bangunan inti Gua Batu yang dindingnya dihiasi relief perjalanan Laksamana Cheng Ho berlayar ke Jawa, juga terdapat satu bangunan klenteng yang besar dan dua tempat sembahyang yang lebih kecil. Di Komplek ini juga terdapat beberapa patung, termasuk salah satunya adalah patung Laksamana Cheng Ho. Bangunan2 disini dinominasi oleh warna merah, khasnya bangunan Cina.

Sekarang komplek klenteng Sam Poo Kong ini dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan/sembahyang dan tempat untuk ziarah. Di tempat ini sering diadakan atraksi atraksi kesenian untuk  memperingati hari hari bersejarah yang berhubungan dengan Cheng Ho atau kebudayaan China.

7. Museum Kereta Api Ambarawa


Tempat Wisata Di Semarang
Museum Kereta Api
Museum Kereta Api Ambarawa, yang terletak di Jl, Stasuin no. 1 Ambarawa, menyimpan banyak kenangan dan sejarah perkeretaapian Indonesia. Dahulunya, tempat wisata ini adalah stasiun kereta api yang kemudian sudah berubah fungsi menjadi museum. Ambarawa dahulunya adalah kota militer di jaman penjajahan Belanda. Raja Willem I memerintahkan untuk membangun sebuah stasiun kereta api untuk keperluan mengangkut para tentara ke kota Semarang, jadi dahulunya tempat ini dinamakan dengan Stasiun Willem I, diresmikan pada tahun 1873 dan terletak di area seluas 127.500 m persegi.

Pada tanggal 6 Oktober 1976, didirikanlah Museum Kereta Api Ambarawa di lokasi Stasiun Ambarawa dengan tujuan untuk melestarikan lokomotif uap. Museum ini mempunyai koleksi 21 lokomotif uap, termasuk 3 diantaranya yang masih dapat beroperasi. Selain itu, di museum ini juga terdapat koleksi telepon antik, peralatan telegraf Morse, bel antik, dan beberapa perabotan antik.



Tempat Wisata Di Semarang
Koleksi Roda Bergerigi
Selain koleksi lokomotif uap dan barang2 antik, Museum ini juga menampilkan stasiun kereta api zaman dahulu, seperti stasiun Cicayur, Cikoja, ada juga meja putar yang digunakan untuk mengalihkan jalur kereta api, dan tentu saja stasiun Ambarawa, lengkap dengan tahun dibangunnya yaitu 1873.

Harga tiket masuk Museum Kereta Api Ambarawa adalah Rp. 10 ribu saja. Terdapat juga penawaran paket wisata dengan kereta api, tetapi ini tidak beroperasi setiap hari, tergantung kepada pengunjung yang akan menyewanya.

Inilah kisah seru saya berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa.

8. Goa Kreo


Tempat Wisata Di Semarang
Bengungan Jatibarang dan jembatan menuju Goa Kreo
Goa Kreo dan Bendungan Jatibarang, kita sekaligus bisa mengunjungi dua tempat wisata cantik ini karena berada di lokasi yang sama. Lokasinya berada di Jalan Raya Goa Kreo, Kandri, Gunung Pati, Kandri, Gn. Pati Semarang, tempat wisata ini terletak di sebelah barat daya pusat kota Semarang, sejauh kira-kira 12 km.

Goa Kreo menjadi salah satu tempat wisata favorit di Kabupaten Semarang, karena selain mempuyai pemandangan alam yang cantik ditambah dengan kejenakaan kera2 penghuni hutan ini, juga mempunyai nilai sejarah, terutama sejarah yang berkaitan dengan perkembangan islam. Konon kabarnya, goa ini pernah menjadi tempat persinggahan Sunan Kalijaga pada waktu mencari kayu jati untuk menbangun Mesjid Agung Demak. Pada saat itu Sunan Kalijaga bertemu dengan sekelompok kera yang kemudian diminta untuk mejaga kayu jati tersebut. Kata "Kreo" berarti peliharalah atau jagalah.

Tempat Wisata Di Semarang
Kera sebagai icon Goa Kreo
Di komplek area Goa Kreo yang luasnya sekitar 5 hektar ini, kita akan menemukan dua goa, jaraknya tidak jauh, Goa yang satu berukuran lebih besar dari yang satunya lagi. Didinding goa terdapat bebatuan yang menonjol dan cantik disamping akar2 pepohonan yang bergelayutan. Tempat ini menjadi spot favorit para pengunjung untuk mengabadikan moment cantik di Gua Kreo.

O iya, kalau berkunjung ke tempat wisata ini, jangan lupa mampir dan berfoto ria dulu di jembatan yang menjadi iconnya Goa Kreo dan Bendungan Jatibarang.

9. Kota Lama Semarang


Tempat Wisata Di Semarang
Gereja Blenduk
Kota Lama Semarang adalah suatu kawasan di dalam kota Semarang yang dahulunya adalah sebagai pusat perdagangan di abad 19-20. Di kawasan ini banyak terdapat bangunan kuno sebagai saksi sejarah dari lebih 2 abad penjajahan Belanda di Indonesia. Umumnya bangunan2 itu memiliki disain sebagaimana bangunan gaya Eropa di tahun 1700an, bisa dilihat dari ornamen2 khas bergaya Eropa, misalkan ukuran jendela yang super besar, bentuk atap yang unik, adanya ruang bawah tanah dan pemakaian kaca berwarna warni.

Kawasan yang luasnya kira-kira 31 hektar ini terletak di sekitar Jalan Letjen Suprapto dan Jl. Empu Tantular, Tanjung Mas, Semarang Utara. Dijuluki juga sebagai "Little Netherland" karena secara geografis terpisah dari daerah sekitarnya karena terdapat kanal2 pemisah, dengan bangunan2 kuno bergaya Eropa seakan2 kita berada di Belanda.

Tempat Wisata Di Semarang
Salah satu bangunan kuno yang sekarang dipakai Jiwasraya
Ada beberapa tempat dan bangunan yang menjadi favorit wisatawan untuk berkunjung ke kawasan ini Kota Lama ini, diataranya Jembatan mBerok yang menghubungakan Jalan Pemuda dan Jalan Empu Tantular, Gereja Blenduk yang sudah berumur dua setengah abad, Gedung kuno di seberang gereja yang saat ini dipakai oleh Jiwasraya, Gedung Marba, Spiegel, Stasuin Tawang yang sampai saat ini masih beroperasi dan Taman Srigunting yang berada di samping Gereja Blenduk.

Untuk bisa memasuki kawasan Kota Lama Semarang ini tidak dipugut biaya. Walaupun gratis, tetap kita harus menjaga kebersihan dan kenyamanan di kawasan wisata ini ya sahabat..

10. Rawa Pening


Tempat Wisata Di Semarang
Dermaga Perahu di Bukit Cinta Rawa Pening
Rawa Pening adalah sebuah danau cantik yang luasnya kurang lebih 2.670 hektar, terletak di cekungan terendah tiga gunung, yaitu Gunung Merbagu, Gunung Ungaran dan Gunung Telomoyo. Menempati 4 kecamatan di Kabupaten Semarang, yaitu kecamatan Bawen, Banyubiru, Tuntang dan Ambarawa.

Kata2 "Pening" artinya adalah bening, tetapi bila sahabat berkunjung ke Rawa Pening sekarang ini, sahabat bisa melihat banyak sekali tumbuhan enceng gondok di sekitar rawa, tumbuhan ini sebagiannya dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk bidang kerajinan.

Legenda Rawa Pening sangatlah terkenal. Berdasarkan cerita turun temurun, danau Rawa Pening ini berasal dari lidi yang dicabut dari tanah oleh Baru Klinting, yang kemudian mengeluarkan air yang semakin lama semakin besar dan menenggelamkan sebuah desa.
Tempat Wisata Di Semarang
Pemandangan di Kampoeng Rawa
Ada beberapa tempat cantik di sekitar Danau Rawa Pening ini untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa, diantaranya adalah Bukit Cinta dan Kampoeng Rawa. Kedua tempat wisata ini cocok untuk berwisata bersama keluarga, karena banyak terdapat wahana permainan anak, bisa berkelling danau dengan perahu, bisa memancing, belajar bertani dan juga berolah raga.

Ingin tau cerita seru saya ke Bukit Cinta dan Kampoeng Rawa? Silakan baca disini.
Demikianlah 10 Tempat Wisata Semarang yang paling terkenal dan keren versi Unique Chantika. Jadi, bila sahabat berkunjung ke Semarang, rugi banget dech kalo tidak mampir ke tempat2 wisata cantik tersebut.....


Cheers





23/09/16

Umbul Sidomukti, Taman Renang Alam yang Bikin Awet Muda…!

Umbul Sidomukti

Umbul Sidomukti berlokasi di desa Sidomukti, di lereng Guung Ungaran, Kec. Bandungan Kab. Semarang. Saya berkesempatan untuk menyambangi tempat wisata di kab. Semarang ini setelah berkunjung ke Candi Gedong Songo. Dengan ketinggian 1200 mdpl, Umbul Sidomukti ini menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa cantiknya…… Diapit oleh dua lembah, dari tempat ini kita bisa menikmati pemandangan gunung Ungaran, Merbabu, Telomoyo, Andong, rawa pening dan bukit2 sekitarnya, sangat menyejukkan mata……  

Umbul Sidomukti
Pemandangan dari area parkiran
Terdapat beberapa wahana di Umbul Sidomukti ini, dan Taman Renang Alam menjadi salah satu tujuan utama para pengunjung berbondong2 datang ke tempat ini. Taman renang ini adalah taman renang  tertinggi di Jawa Tengah. Airnya berasal dari mata air (tuk) Ngetihan dan Watu Payung. Umbul sendiri maksudnya adalah air yang memancur tinggi, jadi ada air mancurnya di dalam kolam lho sahabat……. Katanya air dari mata air (tuk) Ngetihan tersebut bisa bikin awet muda lho……. Jadi mungkin itu juga salah satu alasan yang menarik minat para pengunjung untuk datang kesini.

TIdak sulit untuk mencapai tempat wisata ini, dari kota Ambarawa, kita harus berbelok mendaki Gunung Ungaran sampai ke Bandungan, kemudian berbelok ke kanan menyusuri lereng gunung. Setelah beberapa km, kita harus berbelok ke kiri menuju Umbul. Sayangnya, jalanan dari lereng Gunung Ungaran sampai ke Umbul Sidomukti tidak terlalu bagus, selain mendaki, jalanannya juga agak sempit, kadang2 berlobang, jadi tidak cocok untuk sahabat yang datang berombongan pake bus yaa….. datanglah ke tempat ini dengan naik minibus, ataupun dengan motor.

Walaupun perjalanan kesini tidak begitu mulus, namun ternyata memang benar, tempat ini sangat cantik sahabat…….. Parkirannya luas bertingkat-tingkat, fasilitasnya lengkap, selain Taman Renang Alam, Wisata outbond, ada beberapa penginapan dan cafĂ©& resto cantik…. Lengkap banget untuk menikmati suasana alam pegunungan yang luar biasa ini.

Umbul Sidomukti
Area parkiran yang luas
Umbul Sidomukti
Salah satu restoran
Tidak jauh dari tempat parkiran, kita akan menemukan Loket TIket. Dengan membayar Rp. 10 ribu saja, kita dipersilakan masuk menikmati keindahan alam dan berenang di Taman Renang Alam…… mmmm.. cukup murah kan sahabat?

Umbul Sidomukti
Loket tiket
Memasuki area wisata, kita harus berjalan menyusur sisi bukit untuk bisa sampai di Taman Renang Alam. Di perjalanan menuju Taman Renang Alam, juga tersedia wahana pacu adrenalin, ada flying fox, marine bridge, highest triangle dan ATV. Tetapi untuk memasuki wahana ini sahabat perlu merogoh kocek lagi sebesar (kalo ga salah) Rp. 40 ribu. Saya sendiri tidak mampir di wahana ini, soalnya tidak berani ……. Hehehe….. Hanya bisa memandang dari atas bukit saja kegiatan pengunjung yang penuh tantangan di area ini…

Umbul Sidomukti
Pemandangan dari Loket Tiket
Terdengar jerit2 histeris pengunjung yang sedang menaiki flying fox….. ihhh serem….. katanya sih ini flying fox ini ketinggiannya 70 m dan panjangnya 110m, melintasi lembah dan berujung di lereng bukit seberang….. marine bridge nya juga menyeberangi lembah….. di bukit seberang saya lihat beberapa orang remaja sedang menaiki ATV…

Umbul Sidomukti
Berani juga tu anak naik Marine Bridge....

Umbul Sidomukti
Flying Fox
Berjalan terus…. Kita akan segera menemukan Taman Renang Alam…… Wow, ternyata rame sekali disini sahabat…… Dari mulai anak2, remaja remaji, ibu2 dan bapak2…… semuanya nyemplung disini….. Eh ada kakek juga….. mungkin si kakek mau awet muda kali makanya mandi disitu…. 

Umbul Sidomukti
Taman Renang Alam, di sebelah kiri adalah Umbul
Umbul Sidomukti
Ayoooo berenang....
Umbul Sidomukti
Gunung Ungaran sebagai latar belakang
Ada beberapa kolam renang disini yang bisa dipakai oleh pengunjung…… tetapi masing2nya tidak begitu luas, di bagian pinggir kolam renang teratas, ada air yang memancur….. Itulah dia Umbul Sidomukti. Ayooo….. berenang dan berendam…….
Di pinggir kolam renang, terdapat gazebo2 yang bisa dipakai pengunjung untuk beristirahat. O iya, di bagian atas kolam renang ada restorannya, jadi sahabat juga bisa makan dan bersantai di restoran ini ya……

Umbul Sidomukti
Tempat beristirahat
Umbul Sidomukti
Restoran
Berjalan terus  menuruni bukit disamping Taman Renang, kita akan menemukan dataran2 cantik untuk berfoto ria dengan berlatar belakang perbukitan, kota Ambarawa dan Semarang beserta Gunung2 di kejauhan…… Sungguh pemandangan yang fantastic!! Disini juga tersedia toilet dan Musholla buat kaum muslim yang ingin menunaikan ibadah sholat…

Umbul Sidomukti
Selfie dulu......
Umbul Sidomukti
Pemandangan alam indah luar biasa....!
Umbul Sidomukti
Memandang lereng bukit
Umbul Sidomukti
Pohon kesepian....
Setelah puas menikmati pemandangan…. Saya kembali berjalan mendaki ke Taman Renam Alam dan mampir di salah satu restoran disitu……. Minum dulu yaa sahabat…. Haus nii….. sembari makan tahu serasi……. Uenaaaakkkk…….


Umbul Sidomukti
Minum dulu yaaaa...
Selesai makan, saya kembali ke parkiran. Barulah pada saat itu saya melihat ada paralayang, sepertinya dari  atas lereng gunung yang lebih tinggi….. Ternyata dari parkiran masih bisa terus keatas sahabat..... saya lihat ada beberapa mobil yang terus keatas, memasuki Kawasan Panorama Agro Sidomukti, mungkin paralayangnya berasal dari sini…..

Umbul Sidomukti
Panorama Agro Sidomukti
Umbul Sidomukti
Paralayang

Tempat ini memang cocok sekali untuk sahabat yang ingin melepas lelah.... menghirup segarnya udara pegunungan...... atau ingin mengajak anak2 dan saudara bermain2.... Bagaimana sahabat? Ingin berkunjung ke tempat ini?

Tips buat sahabat :
  • Bila tujuan sahabat datang kesini untuk mandi/berendam, sebaiknya datang bukan pada hari libur, soalnya kalau hari libur, pengunjungnya rame sekali, jadi berdesak2an dech mandinya....
  • Untuk menikmati pemandangan bagus, datanglah dikala cuaca cerah...... kalo musim penghujan dan banyak awan.... indahnya pemandangan kurang bisa dinikmati....

Cheers